<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157647">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI JENIS, STATUS KONSERVASI DAN NILAI EKONOMIS IKAN YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) AIR BANGIS, PASAMAN BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANDRE IRAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Air Bangis terletak di Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. PPI Air Bangis merupakan pangkalan pendaratan ikan yang berada di bawah naungan UPTD Pelabuhan Perikanan Wilayah II. Berdasarkan data dan survei awal, ditemukan jenis ikan Sphyrna lewini dan Mobula thurstoni. kedua jenis ikan tersebut termasuk dalam status Appendix II (terancam punah). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  jenis ikan dan alat tangkap yang digunakan, mengetahui status konservasi, serta mengetahui nilai ekonomis ikan yang didaratkan di PPI Air Bangis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan survey dan observasi langsung dari bulan September hingga November. Data yang dikumpulkan meliputi data primer melalui observasi dan wawancara, serta studi literatur sebagai sumber data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 57 jenis ikan yang didaratkan, yang terbagi ke dalam 8 ordo dan 22 famili. Perciformes menjadi ordo yang paling dominan dengan total sekitar 63% dari jumlah keseluruhan,diikuti oleh Carangiformes (14%) dan Clupeiformes (10%). Berdasarkan status konservasi yang dilansir oleh IUCN, sekitar 77% spesies tergolong dalam kategori Least Concern (LC), 4% masuk kategori Endangered (EN) sedangkan 2%  sisanya masuk kategori Critically Endangered (CR). Berdasarkan CITES, hanya 4% spesies yang masuk dalam Appendix II, sementara lainnya (96%) belum dievaluasi. Namun, tidak ada spesies yang termasuk dalam daftar ikan yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021. Dari sisi nilai ekonomis, ikan dari famili Lutjanidae memiliki harga jual tertinggi dengan rata-rata Rp44.167/kg, sedangkan ikan dari famili Balistidae memiliki harga jual terendah, yakni Rp7.500/kg. Alat tangkap yang paling banyak digunakan adalah jaring insang (38 spesies), diikuti oleh pancing (37 spesies), bagan (20 spesies), dan pukat cincin (17 spesies).&#13;
&#13;
Kata kunci: komposisi ikan, status konservasi, nilai ekonomis, alat tangkap, PPI Air Bangis.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERIES - PRODUCTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES - RESOURCE ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157647</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-25 15:13:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-25 16:17:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>