<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157541">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA ANAK SEKOLAH SD DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuni Rahmahdani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia sekolah di Indonesia. Di Kabupaten Aceh Tengah, khususnya Kecamatan Bies, angka kasus diare menunjukkan peningkatan. Salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Edukasi kesehatan dengan metode yang menarik, seperti permainan ular tangga, dapat menjadi solusi dalam meningkatkan dan perilaku anak terhadap CTPS. Tujuan: Bertujuan untuk mengetahui pengaruh media permainan ular tangga terhadap perilaku CTPS yang mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa/I kelas IV dan V di Kabupaten Aceh Tengah. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group, melibatkan 80 responden yang dibagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Edukasi dengan media ular tangga diberikan kepada kelompok intervensi, sementara kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan khusus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil uji Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan antara kelompok intervensi dan kontrol saat pretest (p = 0,649), namun terjadi perbedaan signifikan pada posttest (p = 0,002). Sikap menunjukkan perbedaan baik sebelum (p = 0,000) maupun sesudah intervensi (p = 0,000). Begitu pula tindakan, terdapat perbedaan signifikan pada pretest (p = 0,019) dan posttest (p = 0,000). Sementara itu, uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi, baik dalam pengetahuan (p = 0,004), sikap (p = 0,000), maupun tindakan (p = 0,000). Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa media permainan ular tangga efektif dalam meningkatkan perilaku CTPS anak sekolah dasar dan dapat dijadikan sebagai metode edukasi alternatif yang menyenangkan dalam program kesehatan sekolah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-24 15:21:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-24 15:39:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>