HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR PJOK PADA MURID SD NEGERI 1 SIGLI TAHUN PELAJARAN 2024/2025 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR PJOK PADA MURID SD NEGERI 1 SIGLI TAHUN PELAJARAN 2024/2025


Pengarang

MUHAMMAD MUFADH-DHAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abdurrahman - 196803051993031005 - Dosen Pembimbing I
Jul Fajrial - 199107212019031016 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106104020044

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP UNSYIAH., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.716

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muhammad Mufadh-dhal. (2025). Hubungan Status Gizi dengan Hasil Belajar PJOK pada Murid SD Negeri 1 Sigli Tahun Pelajaran 2024/2025. [Skripsi, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.]. Skripsi ini dibimbing oleh Drs. Abdurrahman, M.Kes., dan Jul Fajrial, S.Pd., M.Pd.

Status gizi merupakan faktor penting yang mempengaruhi aktivitas fisik dan rutinitas sehari-hari. Gizi berperan terhadap setiap kegiatan salah satunya pada kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kebugaran dan konsentrasi murid pada saat proses belajar. Pada proses pembelajaran murid lebih aktif karena terpenuhinya asupan makanan untuk meningkatkan kebugaran serta konsentrasi. Status gizi dapat diukur melalui berat badan dan tinggi badan. Hasil belajar PJOK mencerminkan pencapaian dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada mata pelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan hasil belajar PJOK pada murid SD Negeri 1 Sigli tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini mencakup seluruh murid kelas rendah (kelas I-III) yang berjumlah 273 murid. Sampel diambil secara acak sebanyak 25% (68 murid). Pengumpulan data menggunakan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan dokumentasi nilai hasil belajar PJOK. Skor IMT Rata-rata sebesar 17,71 kg/m2 dengan nilai SD sebesar 2,27, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar PJOK sebesar 84,26 dengan SD sebesar 3,42. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,38 pada taraf signifikansi 0,05 (df = 66), menunjukkan rhitung 0,38 > rtabel 0,23. Pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t menghasilkan thitung = 3,33 > ttabel = 1,66, yang mengonfirmasi adanya hubungan signifikan antara status gizi (X) dan hasil belajar PJOK (Y). Hal ini, menjelaskan hipotesis yang telah diajukan diterima dan diakui kebenarannya. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi atau hubungan yang signifikan antara status gizi dengan hasil belajar PJOK pada murid SD Negeri 1 Sigli tahun pelajaran 2024/2025.

Kata Kunci: Status Gizi, Hasil Belajar PJOK.

Muhammad Mufadh-dhal. (2025). The Relationship Between Nutritional Status and Physical Education Learning Outcomes at SD Negeri 1 Sigli for the Academic Year 2024/2025. [Thesis, Physical Education Health and Recreation, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University]. This thesis is supervised by Drs. Abdurrahman, M.Kes., and Jul Fajrial, S.Pd., M.Pd. Nutritional status is an important factor that influences physical activity and daily routines. Nutrition plays a role in every activity, including learning activities, to enhance students' fitness and concentration during the learning process. In the learning process, students become more active due to adequate food intake to improve fitness and concentration. Nutritional status can be measured through body weight and height. Physical Education (PJOK) learning outcomes reflect achievements in the cognitive, affective, and psychomotor aspects of PJOK subjects. This study aims to examine the relationship between nutritional status and PJOK learning outcomes among students at SD Negeri 1 Sigli for the academic year 2024/2025. This research uses a quantitative approach with a correlational research design. The population of this study includes all lower-grade students (grades I-III), totaling 273 students. A random sample of 25% (68 students) was taken. Data collection involved measuring Body Mass Index (BMI) and documenting PJOK learning outcomes. The average BMI score was 17.71 kg/m2 with an SD of 2.27, while the average PJOK learning outcome score was 84.26 with an SD of 3.42. The correlation coefficient (r) value was 0.38 at a significance level of 0.05 (df = 66), indicating rcalculated 0,38 > rtable 0,23. Hypothesis testing using the t-test formula resulted in tcalculated = 3.33 > ttable = 1.66, confirming a significant relationship between nutritional status (X) and PJOK learning outcomes (Y). This explains that the proposed hypothesis is accepted and acknowledged as true. Therefore, it can be concluded that there is a significant correlation or relationship between nutritional status and PJOK learning outcomes among students at SD Negeri 1 Sigli for the academic year 2024/2025. Keywords: Nutritional Status, PJOK Learning Outcomes.

Citation



    SERVICES DESK