<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157359">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PENGUJIAN BENDING KOMPOSIT SANDWICH SERAT ABACA DENGAN INTI ALUMINIUM HONEYCOMB MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADITYA RAMA ANDIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons mekanik dan karakteristik kerusakan yang terjadi pada struktur komposit Sandwich berbahan serat abaka sebagai lapisan skin dan aluminium Honeycomb sebagai core saat dikenai pembebanan lentur, dengan pendekatan simulasi numerik berbasis Finite Element Method (FEM) menggunakan perangkat lunak ANSYS 2023 R1. Model spesimen disusun berdasarkan standar ASTM C393, dengan mempertimbangkan tiga konfigurasi orientasi serat yang berbeda, yaitu woven, unidirectional, dan random, guna mengevaluasi pengaruh orientasi serat terhadap performa lentur struktur. Dalam simulasi ini, digunakan pendekatan Cohesive Zone Model (CZM) untuk merepresentasikan interaksi antarmuka skin-core secara realistis, serta memprediksi kemungkinan terjadinya delaminasi dan kerusakan pada antarmuka tersebut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa CZM memiliki tingkat akurasi paling tinggi dalam merepresentasikan data eksperimen dibandingkan dengan model kontak lainnya seperti bonded, frictional, dan rough. Nilai validasi antara hasil simulasi dan eksperimen tercatat paling kecil pada orientasi woven sebesar 7,7%, diikuti unidirectional sebesar 11,5%, dan random sebesar 15%. Selain itu, spesimen dengan orientasi serat woven menunjukkan daya tahan tertinggi terhadap beban lentur dengan gaya maksimum mencapai 2,4 kN, sementara orientasi random mengalami deformasi paling besar di antara ketiga variasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CZM mampu memberikan prediksi yang mendekati kondisi nyata serta menegaskan bahwa orientasi serat memegang peran penting dalam menentukan kekakuan dan kekuatan struktur komposit Sandwich.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOSITE MATERIALS - MATERIAL SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>620.118</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-21 19:08:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 11:35:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>