<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157341">
 <titleInfo>
  <title>PENYELESAIAN PERSELISIHAN BATAS GAMPONG MELALUI PEMERINTAH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lilies Andayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Magister Kenotariatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepastian hukum terhadap batas gampong dapat terwujud ketika penetapan &#13;
dan penegasan batas gampong telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota &#13;
yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan &#13;
Pasal 4 ayat (2) huruf c Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 45/2016 tentang &#13;
Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa (Permendagri Pedoman PPBDes), &#13;
Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Besar berwenang dalam menyelesaikan &#13;
perselisihan batas gampong berdasarkan Permendagri Pedoman PPBDes serta &#13;
Peraturan Bupati Aceh Besar No. 48 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan &#13;
Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh &#13;
Besar. Namun, dalam kenyataannya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar belum &#13;
melaksanakan penyelesaian perselisihan batas gampong di Kemukiman Siem &#13;
Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Seperti perselisihan yang terjadi &#13;
antara gampong Lamklat-Lambitra, Lambitra-Lieue, Lieue-Lambiheu Siem, &#13;
Lamreh-Siem, dan Lamreh-Lam Asan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan penyelesaian &#13;
perselisihan batas gampong yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh &#13;
Besar. Serta menjelaskan hambatan dan upaya pencegahan perselisihan batas &#13;
gampong oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. &#13;
Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yang &#13;
mengutamakan data lapangan (field research) sebagai data primer dan data &#13;
kepustakaan (library reseach) sebagai data sekunder. Pendekatan penelitian ini &#13;
dilakukan secara kualitatif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif &#13;
yang bersifat analisis deskriptif. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penyelesaian perselisihan &#13;
batas gampong yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar adalah &#13;
dengan melakukan mediasi, namun Pemerintah Kabupaten Aceh Besar belum &#13;
melaksanakan kewenangannya tersebut. Hambatan pencegahan penyelesaian &#13;
perselisihan terjadi dikarenakan tidak adanya sinergisitas antara Lembaga Adat &#13;
Mukim dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, penetapan batas gampong tidak &#13;
dilakukan secara berkala, dan Imeum Mukim sebagai ketua lembaga adat mukim &#13;
tidak memahami batas gampong dalam wilayah kedudukannya. Upaya pencegahan &#13;
perselisihan batas desa oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar adalah dengan &#13;
melaksanakan Penetapan dan Penegasan Batas Desa sesuai dengan pedoman yang &#13;
telah diuraikan dalam Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman &#13;
Penetapan dan Penegasan Batas Desa. &#13;
Disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas &#13;
Pertanahan Kabupaten Aceh Besar untuk bertindak melaksanakan penyelesaian &#13;
perselisihan sesuai dengan ketentuan Peraturan Bupati Aceh Besar, dan &#13;
melaksanakan penetapan dan penegasan batas desa khususnya di Kemukiman Siem &#13;
Kabupaten Aceh Besar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-21 11:50:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 08:54:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>