<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157339">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SENSORI KOPI ARABIKA VULCANO GAYO BERBAGAI WAKTU SANGRAI MENGGUNAKAN SEDUHAN V60</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKI MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses sangrai kopi adalah langkah krusial yang menentukan cita rasa, aroma, dan keasaman kopi. Lama waktu sangrai memiliki dampak besar terhadap kualitas kopi, karena setiap durasi sangrai menciptakan profil rasa dan keasaman yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sensori Kopi Arabika Vulcano Gayo pada berbagai waktu sangrai menggunakan seduhan V60. Penyangraian biji kopi dilakukan menggunakan mesin Super Roaster tipe N10Ki pada suhu 220°C dengan variasi waktu 11, 13, 15, dan 17 menit. Pengujian sensori diperoleh berdasarkan preferensi panelis teridentifikasi meliputi aroma, flavor, acidity, body, aftertaste, sweetness, defect dan overall. Data yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan metode Visekriteria Kompromisno Rangiranje (VIKOR). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi sensori kopi Arabika Volcano Gayo berbagai waktu sangrai menggunakan seduhan V60 yang dinilai oleh panelis teridentifikasi menghasilkan preferensi penilaian yang bervariasi. Persentase tertinggi pada penilaian bobot kriteria didapati pada atribut aroma dan aftertaste (15.00%) sedangkan body (13.11%) menduduki peringkat kedua. Flavour dan acidity memiliki nilai yang sama dan menempati urutan ketiga (13.00%). Sweetness (12.56%) berada diurutan ke empat, Overall mencapai urutan ke lima (11.11%). Defect (7.22%) mendapatkan posisi terakhir dalam penilaian bobot kriteria. Hasil perhitungan indeks VIKOR pada evaluasi sensori kopi Arabika Volcano Gayo menunjukkan variasi nilai berdasarkan waktu sangrai yang berbeda. Waktu sangrai 13 menit menghasilkan skor indeks terendah (0,000), menempati peringkat pertama dan dianggap sebagai pilihan terbaik dari segi sensori. Waktu sangrai 15 menit berada di peringkat kedua dengan skor 0,473, diikuti oleh waktu sangrai 11 menit di peringkat ketiga dengan skor 0,606. Terakhir, waktu sangrai 17 menit memperoleh skor tertinggi (1,000), menempatkannya di peringkat keempat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa waktu sangrai selama 13 menit direkomendasikan sebagai durasi paling ideal. Rekomendasi ini berdasarkan penggunaan alat seduh V60 untuk memperoleh karakteristik rasa kopi yang optimal.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-21 00:06:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 08:49:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>