KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

Yanto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200050171

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Manajemen Berbasis Sekolah merupakan paradigma baru manajemen pendidikan yang memberikan otonomi luas pada sekolah sebagai wujud reformasi pendidikan untuk mengatur sekolah sesuai dengan potensi, tuntutan dan kebutuhannya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui I) Standar minimal Kepala Madrasah Kementerian Agama di Kabupaten Bener Meriah 2) gaya kepemimpinan kepala Madrasah, ) Sistem evaluasi program Manajemen Berbasis Sekolah, 4) Peranan kepemimpinan kepala Madrasah . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala MIN Janarata, kepala MTsN Simpang Tiga dan kepala MAN Lampahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: I) standar minimal kepala madrasah memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, memiliki pengalaman mengajar sekurang­ kurangnya 5 tahun sebagai guru pada jenjang pendidikan, sehat jasmani dan rohani, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, serta memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan di bidang pendidikan. 2) Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam implementasi manajemen berbasis sekolah, antara lain gaya kepemimpinan konsultatif (selling), gaya kepemimpinan partisipatif dan Gaya kepemimpinan instruktif (telliag). 3) Sistem evaluasi program manajemen berbasis sekolah di Kabupaten Bener Meriah digunakan sistem evaluasi terpimpin artinya evaluasi dilakukan secara terencana dan terjadwal sesuai dengan kebutuhan, agar terjadi perubahan menuju peningkatan kualitas pendidikan. Evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi penyusunan RAPBS sekolah, evaluasi program pengelolaan sumber daya sekolah, monitoring keuangan, monitoring administrasi dan monitoring kegiatan belajar mengajar serta hasil evaluasi pembelajaran. 4) Peranan kepala madrasah dalam implementasi manajemen berbasis sekolah di Kabupaten Bener Meriah antara lain sebagai edukator, manajer, supervisor, leader, inovator dan sebagai motivator. Kata kunci: Kepemimpinan kepala sekolah dan manajemen berbasis sekolah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK