PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN JIWA TERHADAP PERSEPSI SISWA TENTANG ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MAN DARUSSALAM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN JIWA TERHADAP PERSEPSI SISWA TENTANG ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MAN DARUSSALAM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

ZIKRI REZEKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101020156

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

614

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTRIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN

SKRIPSI
xiv Halaman + VI Bab + 46 Halaman + 4 Tabel + 1 Skema + 16 Lampiran

ZIKRI REZEKI
1307101020156

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN JIWA TERHADAP PERSEPSI SISWA TENTANG ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MAN DARUSSALAM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR

ABSTRAK

Persepsi dan kepercayaan yang salah tentang masalah kesehatan jiwa, telah menyebabkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih belum mendapat tempat yang baik di masyarakat bila dibandingkan dengan penyakit fisik lainnya. ODGJ masih dianggap berbahaya sehingga sering dihindari, dikucilkan dan dicemoohkan. Oleh karena itu diperlukan suatu penyuluhan kesehatan jiwa untuk mengubah persepsi negatife pada orang dengan gangguan jiwa. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh penyuluhan kesehatan jiwa terhadap persepsi siswa tentang orang dengan gangguan jiwa di MAN Darussalam Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan pretest-postest non randomized with control design. Pegumpulan data dilakukan pada 18 s/d 23 Mei 2015. Sample penelitian sebanyak 72 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok, 36 siswa sebagai kelompok experiment dan 36 siswa lainnya sebagai kelompok kontrol. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan 20 item pertanyaan menggunakan skala ordinal. Hasil penelitian dianalisa dengan uji t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas experiment dan kelas kontrol dengan hasil p value 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan jiwa bisa mengubah persepsi siswa tentang orang dengan gangguan jiwa. Sehingga diharapkan menjadikan penyuluhan kesehatan jiwa salah satu bahan ajar di sekolah.

Kata Kunci : penyuluhan kesehatan jiwa, siswa, orang dengan gangguan jiwa
Daftar Bacaan : 19 buku, 1 artikel, 2 skripsi, 1 internet (1999-2014)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK