<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157165">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI SENYAWA AKTIF MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) TERHADAP PENGHAMBATAN PROLIFERASI SEL KANKER MELANOMA (STUDI IN SILICO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GAREND ARZAGA JAFAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman nilam aceh (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan minyak atsiri atau biasa dikenal dengan minyak nilam, yang memiliki beragam aktivitas farmakologis, termasuk potensi sebagai agen antikanker. Salah satu senyawa utamanya, Patchouli alcohol, diketahui memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan kemampuan menghambat proliferasi sel kanker. Kanker melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang agresif, ditandai oleh tingkat proliferasi dan metastasis yang tinggi, serta angka mortalitas yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa aktif minyak nilam aceh dalam menghambat proliferasi sel kanker melanoma melalui pendekatan in silico. Sebanyak 63 senyawa aktif hasil analisis GC-MS digunakan untuk mengidentifikasi protein target yang relevan dengan jalur proliferasi sel melanoma. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam minyak nilam aceh memiliki potensi sebagai agen antikanker dengan menargetkan protein PIK3CA. Berdasarkan hasil molecular docking, dua senyawa yang menunjukkan interaksi terbaik terhadap protein PIK3CA adalah senyawa aciphyllene dan patchouli alcohol, yang didasarkan pada nilai binding energy, keberadaan ikatan hidrogen dan persentase kesamaan residu asam amino dengan obat kontrolnya. Namun berdasarkan hasil uji MDS stabilitas ligan dan protein yang disimulasikan selama 50 ns menunjukkan bahwa senyawa patchouli alcohol memiliki stabilitas yang cukup baik dengan protein target dibandingkan dengan aciphyllene. Penelitian ini menyimpulkan bahwa senyawa patchouli alcohol yang berasal dari minyak nilam memiliki potensi sebagai inhibitor PIK3CA, sehingga penelitian ini diharapkan dapat dilanjutkan pada kajian in vitro untuk membuktikan jalur mekanisme molekuler yang dilalui oleh minyak nilam sebagai agen antikanker melanoma.&#13;
&#13;
Kata Kunci : In silico, kanker melanoma, minyak nilam, PIK3CA.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157165</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-18 17:13:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-19 09:10:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>