<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157143">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA VENTILASI ALAMI TERHADAP KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN KOLONIAL DAN KONTEMPORER (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>SMPN 1 LHOKSEUMAWE)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nuzula Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kenyamanan termal dalam ruang belajar berperan penting dalam mendukung konsentrasi dan produktivitas siswa terutama di wilayah tropis lembab seperti Kota Lhokseumawe. Wilayah ini ditandai oleh suhu udara dan kelembaban relatif tinggi, radiasi matahari intensif serta kecepatan angin rendah. Kondisi ini menjadi tantangan dalam menciptakan kenyamanan termal tanpa bergantung pada sistem pendingin buatan. Ventilasi alami merupakan strategi pasif yang banyak diterapkan namun efektivitasnya sangat bergantung pada karakter bangunan dan kondisi mikroklimat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan termal dan kinerja ventilasi alami pada dua tipologi bangunan di SMPN 1 Lhokseumawe yaitu bangunan kolonial dan bangunan kontemporer. Kedua bangunan memiliki karakteristik desain dan sistem ventilasi yang berbeda dalam lingkungan yang sama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran parameter lingkungan yang didukung oleh survei persepsi pengguna. Analisis penilaian dilakukan menggunakan model Predicted Mean Vote (PMV) dan Adaptive Thermal Comfort (ATC) serta Air Changes per Hour (ACH) serta diolah menggunakan software CBE Thermal Comfort Tool. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kelas kolonial memperoleh nilai PMV lebih rendah dibandingkan bangunan kontemporer. Berdasarkan model ATC rentang suhu yang dapat diterima pengguna berada pada 22,9°C hingga 29,9°C dengan tingkat penerimaan sebesar 54% pada bangunan kolonial dan 68% pada bangunan kontemporer. Terkait kinerja ventilasi, bangunan kolonial juga menunjukkan performa yang lebih baik dengan nilai ACH sebesar 11 kali perjam sedangkan bangunan kontemporer 9 kali perjam. Kedua bangunan memenuhi standar SNI 03-6572-2001 namun belum mampu menciptakan kondisi termal yang optimal akibat kurangnya kontrol terhadap kualitas dan distribusi udara yang masuk ke dalam bangunan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas ventilasi alami tidak hanya ditentukan oleh laju pertukaran udara tetapi juga oleh perbedaan suhu dan distribusi udara di dalam ruang. Temuan ini memberikan landasan terhadap pengembangan strategi desain bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis lembab dengan penguatan system ventilasi ganda, penambahan buffer zone dan penentuan orientasi bukaan yang sesuai untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman secara termal.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ventilasi Alami, Kenyamanan termal, Bangunan Kolonial, Bangunan Kontemporer, Lhokseumawe.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERMAL ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VENTILATION - BUILDINGS</topic>
 </subject>
 <classification>697.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-18 13:14:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-04 15:52:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>