<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157119">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN DAN KULINER KHAS ACEH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADILLA ULFA USMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN DAN KULINER KHAS ACEH DI BANDA ACEH&#13;
Tema: Arsitektur Biofilik&#13;
Adilla Ulfa Usman (2104104010106)&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Perancangan Pusat Kerajinan dan Kuliner Khas Aceh di Banda Aceh bertujuan untuk memaksimalkan potensi kerajinan dan kuliner tradisional yang saat ini belum dimanfaatkan sepenuhnya. Banyak pelaku usaha kerajinan dan kuliner lokal yang beroperasi secara individu, sehingga hasil produk mereka kurang familiar di kalangan wisatawan dan masyarakat umum. Dengan adanya pusat ini, diharapkan para perajin dan pelaku usaha kuliner dapat berkumpul dalam satu lokasi yang strategis, sehingga mempermudah promosi dan penjualan produk mereka.&#13;
Desain pusat ini menggunakan pendekatan arsitektur biofilik, yang menekankan keterkaitan harmonis antara manusia dan alam. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan serta kesejahteraan para pengguna. Selain itu, desain yang ramah lingkungan ini memanfaatkan elemen alami seperti pencahayaan alami, sirkulasi udara yang optimal, dan penggunaan material dari alam. Semua ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas para perajin yang menggunakan ruang tersebut. Dengan mempertimbangkan analisis lokasi, ruang, serta kebutuhan pengguna, pusat ini dirancang agar dapat berfungsi secara efektif dan efisien.&#13;
Keberadaan Pusat Kerajinan dan Kuliner Khas Aceh diharapkan mampu memberikan konstribusi positif bagi perkembangan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Selain berfungsi sebagai tempat penjualan, pusat ini juga akan menawarkan fasilitas edukasi dan pelatihan untuk para perajin serta pelaku bisnis kuliner. Dengan demikian, pusat ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga berperan dalam meningkatkan daya saing produk Aceh di pasar lokal maupun nasional. Pusat ini diharapkan menjadi tujuan menarik untuk para wisatawan, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pusat Kerajinan, Kuliner Khas Aceh, Arsitektur Biofilik, Ekonomi Kreatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ARCHITECTURAL DESIGN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CULTURAL CENTERS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.804 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157119</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-18 09:10:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-19 09:36:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>