ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PEMINDAHAN OVERBURDEN DI PT. INDONESIA PACIFIC ENERGY, UJONG TANOH DARAT, MEUREUBO, ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PEMINDAHAN OVERBURDEN DI PT. INDONESIA PACIFIC ENERGY, UJONG TANOH DARAT, MEUREUBO, ACEH BARAT


Pengarang

THAREQ AQSHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hendra Harisman - 198311102018031001 - Dosen Pembimbing I
Moehammad Ediyan Raza Karmel 198902262019031006 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004108010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Pertambangan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PT. Indonesia Pacific Energy yang mulai beroperasi pemindahan overburden di bulan Maret 2023 dan kegiatan coal getting di bulan Oktober. Maka dari itu perusahaan tambang ini masih baru dalam menjalankan kegiatan penambangan. Produktivitas alat gali muat dan alat angkut sangat berpengaruh terhadap efisiensi operasional tambang, karena overburden merupakan lapisan tanah dan batuan yang harus dipindahkan untuk mengambil mineral berharga yang ada di bawahnya. Untuk mengetahui kondisi aktual kegiatan pengupasan overburden di bulan Agustus dan September 2024 PT Indonesia Pacific Energy perlu menghitung efisiensi kerja alat gali muat dan alat angkutnya. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, pengumpulan data operasional dan data sekunder, serta analisis data. Data yang dikumpulkan meliputi waktu siklus alat gali muat, waktu siklus alat angkut, jumlah material yang dipindahkan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas seperti kondisi medan, jam kerja dan ketersediaan alat. Penelitian ini untuk mengetahui penyebab target pengupasan overburden bulan September 2024 tidak tercapai.Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat dan alat angkut yang diteliti, di antaranya adalah kondisi medan kerja dan jam kerja efektif. Dengan mengidentifikasi dan mengelola faktor-faktor ini, produktivitas dapat ditingkatkan secara signifikan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan perhitungan produktivitas harian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat standby selama 24 jam selama 9 hari yang mempengaruhi produktivitas. Pada minggu 3 dan 4, hanya 3 fleet yang beroperasi karena adanya masalah eksternal, sehingga penurunan kapasitas produksi tidak dapat dihindari. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan hambatan yang bisa dihindari yaitu standby kategori external yang sangat mempengaruhi produktivitas overburden. Setelah perbaikan produksi pengupasan overburden yang dicapai adalah 335.360 bcm, dengan ketercapaian 109% dan rata-rata waktu kerja efektif excavator meningkat menjadi 46% dan dump truck 43%.

PT Indonesia Pacific Energy began overburden removal operations in March 2023 and coal getting operations in October 2023. Therefore, this mining company is still new in carrying out mining activities. To find out the actual conditions of overburden stripping activities in August and September 2024 PT Indonesia Pacific Energy needs to calculate the work efficiency of its loading and hauling equipment. The research methods used include direct observation in the field, collection of operational data and secondary data, and data analysis. The data collected includes the cycle time of the excavating equipment, the cycle time of the transportation equipment, the amount of material moved, as well as factors that affect productivity such as terrain conditions, working hours and tool availability. This research is to determine the causes of the overburden stripping target in September 2024 not being achieved. There are several factors that affect the productivity of the digging and hauling equipment studied, including the condition of the work field and effective working hours. By identifying and managing these factors, productivity can be significantly improved. In addition, this study also provides daily productivity calculations. The results showed that the equipment was on standby for 24 hours for 9 days which affected productivity. In weeks 3 and 4, only 3 fleets were operating due to external issues, so a decrease in production capacity was inevitable. Overall, this study found that the avoidable bottleneck was the external standby category which greatly affected overburden productivity. After the improvement the overburden stripping production achieved was 335,360 bcm, with 109% achievement and the average effective working time of excavators increased to 46% and dump trucks 43%.

Citation



    SERVICES DESK