STRATEGI PERLINDUNGAN KAWASAN DELTADI MUARA SUNGAI UTARA PROVINSI SUMATRA UTARA RN(LOKASI STUDI: DESA PERLIS DAN DESA KELANTAN KECAMATAN BRANDAN BARAT KABUPATEN LANGKAT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PERLINDUNGAN KAWASAN DELTADI MUARA SUNGAI UTARA PROVINSI SUMATRA UTARA RN(LOKASI STUDI: DESA PERLIS DAN DESA KELANTAN KECAMATAN BRANDAN BARAT KABUPATEN LANGKAT)


Pengarang

SELYANA NABILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Elysa Wulandari - 196410191990022001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2104110010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kawasan delta merupakan ekosistem pesisir yang memiliki fungsi ekologis dan sosial-ekonomi, namun rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas manusia dan faktor alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kerusakan kawasan delta di Muara Sungai Babalan, khususnya di Desa Perlis dan Desa Kelantan, serta merumuskan strategi perlindungan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan kuesioner kepada masyarakat serta pihak terkait. Analisis dilakukan menggunakan matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk merumuskan strategi mitigasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan kawasan delta disebabkan oleh konversi lahan mangrove menjadi perkebunan kelapa sawit dan pencemaran limbah domestik. Selain itu, kerentanan ekosistem diperparah oleh faktor alami seperti intrusi air asin dan banjir akibat air pasang. Strategi mitigasi yang disusun meliputi pengembangan ekowisata mangrove berbasis masyarakat lokal, rehabilitasi kawasan mangrove melalui kolaborasi multi pihak, penguatan lembaga adat dan peraturan lokal untuk perlindungan ekosistem, dan edukasi serta perlibatan generasi muda dalam pelestarian kawaan delta. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam perencanaan kawasan pesisir yang berkelanjutan dan sebagai dasar pengambilan kebijakan lingkungan di tingkat lokal.

Kata kunci: kawasan delta, kerusakan lingkungan, strategi, aktivitas manusia, alam.

ABSTRACT The delta area is a coastal ecosystem that has ecological and socio-economic functions, but is vulnerable to damage due to human activities and natural factors. This study aims to identify the factors causing damage to the delta area in the Babalan River Estuary, especially in Perlis Village and Kelantan Village, and to formulate an applicable and sustainable protection strategy. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through field observations, in-depth interviews, and questionnaires to the community and related parties. The analysis was carried out using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) matrix to formulate an appropriate mitigation strategy. The results of the study indicate that damage to the delta area is caused by the conversion of mangrove land into oil palm plantations and domestic waste pollution. In addition, the vulnerability of the ecosystem is exacerbated by natural factors such as saltwater intrusion and flooding due to high tides. The mitigation strategies developed include the development of local community-based mangrove ecotourism, rehabilitation of mangrove areas through multi-party collaboration, strengthening traditional institutions and local regulations for ecosystem protection, and education and involvement of the younger generation in preserving the delta area. This research is expected to be a real contribution to sustainable coastal area planning and as a basis for environmental policy making at the local level. Keywords: delta area, environmental damage, strategies, human activities, nature.

Citation



    SERVICES DESK