PENGARUH TEKANAN PEMANGKU KEPENTINGAN DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN KEBERLANJUTAN PADA PERUSAHAANRNSEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TEKANAN PEMANGKU KEPENTINGAN DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN KEBERLANJUTAN PADA PERUSAHAANRNSEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA


Pengarang

Nasywa Sity Syanalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Raida Fuadi - 196804271999032001 - Dosen Pembimbing I
Indayani - 197402252008012007 - Penguji
Rulfah M. Daud - 19671110 199203 2 003 - Rulfahm.daud@unsyiah.ac.id - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101103010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : fak. Ekonomi., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan pemangku
kepentingan dan tata kelola perusahaan terhadap pengungkapan keberlanjutan pada
perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
selama periode 2021-2023. Variabel tekanan pemangku kepentingan meliputi
tekanan dari karyawan, pemegang saham, dan kreditur. Sementara itu, tata kelola
perusahaan diwakili oleh dewan komisaris dan komite audit. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari
laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel terdiri dari 40
perusahaan dengan total 120 data pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan
regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan,
semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan
keberlanjutan. Secara parsial, tekanan dari karyawan memiliki pengaruh positif
signifikan, sedangkan tekanan dari pemegang saham, kreditur, dewan komisaris dan
komite audit tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini
memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mendorong
pengungkapan keberlanjutan serta dapat dijadikan referensi bagi manajemen dalam
pengambilan keputusan strategis yang berkaitan dengan praktik keberlanjutan.

Kata Kunci: Tekanan Pemangku Kepentingan, Tata Kelola Perusahaan,
Pengungkapan Keberlanjutan, Perusahaan Pertambangan, GRI Standards

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of stakeholder pressure and corporate governance on sustainability disclosure in mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2023. Stakeholder pressure variables include pressure from employees, shareholders, and creditors, while corporate governance is represented by the board of commissioners and the audit committee. Using a quantitative approach with secondary data obtained from annual and sustainability reports, the study examines a sample of 40 companies with a total of 120 observations, employing multiple linear regression analysis. The findings reveal that, simultaneously, all independent variables significantly affect sustainability disclosure. However, partially, only pressure from employees shows a significant positive influence, while pressure from shareholders, creditors, the board of commissioners, and the audit committee do not have significant effects. This study contributes to the understanding of the driving factors behind sustainability disclosure and provides a valuable reference for management in making strategic decisions related to sustainability practices. Keywords: Stakeholder Pressure, Corporate Governance, Sustainability Disclosure, Mining Companies, GRI Standards

Citation



    SERVICES DESK