<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156921">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN SUNAT (KHITAN) PADA ANAK PEREMPUAN OLEH BIDAN DI ACEH TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mawaddah Warahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT&#13;
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
&#13;
Tesis, 8 Mei 2025&#13;
Mawaddah Warahmah&#13;
&#13;
Pelaksanaan Sunat (Khitan) Pada Anak Perempuan Oleh Bidan Di Aceh Tahun 2024&#13;
160 Halaman + 14 Tabel + 10 Gambar + 8 Lampiran &#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Praktik Pemotongan/Perlukaan Genitalia (P2GP) atau disebut dengan sunat perempuan merupakan praktik yang masih dipertahankan terutama di Aceh meskipun praktik ini telah dilarang oleh WHO dan pemerintah. Praktik ini tidak diajarkan dalam kurikulum termasuk dalam kurikulum bidan sebagaimana bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang umumnya memberikan pelayanan tersebut. Dinamika perubahan kebijakan dan perbedaan pandangan agama serta budaya yang mengakar menimbulkan kebingungan bagi bidan di lapangan mengingat masih tingginya permintaan dan dorongan dari masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan khitan perempuan oleh bidan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah bidan yang bekerja di wilayah Provinsi Aceh tahun 2024. Sampel penelitian ini yaitu bidan yang memberikan pelayanan sunat perempuan di Aceh dengan sampel sebanyak 86 orang. Analisis statistik  menggunakan uji Chi-Square dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil: Mayoritas bidan melaksanakan khitan sekitar 1-2 kali dalam sebulan dan bidan merasa khitan sebagai kebutuhan sosial. Bidan yang berusia ≥ 43 tahun, pengalaman kerja ≥ 13 tahun, lama bekerja ≥ 20 tahun, memiliki pengetahuan baik, dan sikap positif cenderung melaksanakan khitan berisiko. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, lama bekerja, lama memberikan pelayanan khitan perempuan, pengetahuan, sikap dan kebutuhan sosial terhadap pelaksanaan khitan perempuan.  Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan praktik khitan perempuan oleh bidan di Aceh masih terus berlangsung dengan sebagian besar dilakukan secara berisiko. Meskipun bidan memiliki pengetahuan dan sikap yang positif, faktor kebutuhan sosial menjadi pendorong utama dalam pelaksanaannya. &#13;
Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Kebutuhan Sosial, Pelaksanaan Khitan Pada Perempuan, P2GP, Bidan&#13;
Daftar Pustaka: 34 Jurnal Ilmiah + 17 Buku + 15 Dokumen Resmi + 5 Website + 2 Laporan Penelitian &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156921</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-10 14:58:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-10 15:14:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>