Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ELEKTRODEKOLORISASI ZAT WARNA REMAZOL BLACK B DALAM LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN ZINK DAN BESI SEBAGAI ANODA SERTA KARBON SEBAGAI KATODA
Pengarang
Lia Handayani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0909200090010
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Teknik Kimia., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Zat warna remazol black B yang digunakan dalam proses pewarnaan pada industri tekstil akan menghasilkan limbah yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Logam seng dan besi bekas juga dapat menyebabkan pencemaran Iingkungan karena sulit terdegradasi oleh tanah. Oleh karena itu perlu penelitian yang dapat memberikan sumbangan pemikiran pada masalah diatas, dengan demikian pencemaran yang disebabkan oleh ketiga bahan pencemar tersebut dapat diatasi.
Metode elektrokimia mempunyai peran penting dalam penggunaan teknologi yang ramah lingkungan untuk pengolahan air limbah dari perindustrian. Metode elektrokimia ini Iebih ekonomis dan efcktif untuk pengolahan limbah industrl tekstil jika dibandingkan dengan pengolahan limbah yang Iain. Metode elektrokimia yang digunakan yaitu elektrodekolorisasi. Berdasarkan pada ha! tersebut maka dilakukan penelitian tentang elektrodekolorisasi remazol black B menggunakan karbon sebagai katoda dengan variasi jenis anoda yang digunakan yaitu seng dan besi, variasi pH larutan (2, 4, 6, 8 dan 10), serta variasi konsentrasi (25, 50, 75 dan 100 ppm).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan seng sebagai anoda lebih efektif dalam menurunkan warna remazol black B jika dibandingkan besi scbagai anoda, Pada temperatur kamar, hasil menunjukkan bahwa remazol black B dapat terdekolorisasi minimum pada pH 6 dan cenderung meningkat dalam keadaan semakin asam. Maksimum pada pH 2 dengan persentase dekolorisasi sebesar 96,087% menggunakan seng scbagai anoda dan 90,217% menggunakan besi sebagai anoda. Persentase dekolorisasi menggunakan anoda seng untuk. variasi konsentrasi (25, 50, 75 dan 100 ppm) dengan waktu elektrolisis selama 2 jam berturut-turut adalah 98,48%, 90,68%, 88,85% dan 88,46%, sedangkan untuk penggunaan besi sebagai anoda secara berturut-turut adalah 91,74%, 84,19%, 78,94% dan 75,07%.
Tidak Tersedia Deskripsi
SIMULASI EFEK GALVANIK BAJA KARBON SEDANG HASIL PERLAKUAN PANAS MENGGUNAKAN BOUNDARY ELEMENT METHOD (BEM)-3D (Illiyinal Muttaqin S, 2017)
STUDI PENGARUH JARAK ANODA-KATODA TERHADAP DISTRIBUSI POTENSIAL KOROSI PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG (MUHAMMAD RIZKY, 2018)
SIMULASI EFEK GALVANIK PADA BAJA KARBON SEDANG HASIL TEMPERING MENGGUNAKAN BOUNDARY ELEMENT METHODE (BEM)-3D (M.iqbal, 2017)
EVALUASI POTENSIAL KOROSI PADA TULANGAN BETON YANG TELAH TERPASANG SACRIFICIAL ANODE CHATODIC PROTECTION (SACP) SELAMA SATU TAHUN (MUHAMMAD ISRA, 2020)
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANODA KORBAN PADUAN ALUMUNIUM PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG (CHANDRA EDWIN AL KHAIRON, 2021)