<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156679">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR LEMAK DAGING ITIK JANTAN (ANAS DOMESTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAIHAN FADHILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKH</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Daging itik mengandung lemak lebih tinggi dibandingkan unggas lain. Tingginya &#13;
kadar lemak menjadi penyebab daging itik kurang disukai oleh konsumen karena alasan &#13;
kesehatan. Disamping itu, lemak daging itik jika teroksidasi akan menimbulkan aroma yang &#13;
tidak sedap bagi sebagian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian campuran jus nanas dan pakan komersial terhadap kadar lemak daging itik jantan. &#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan dan tiga &#13;
pengulangan. Perlakuan pertama adalah pemberian pakan tanpa penambahan jus nanas&#13;
(kontrol) dan perlakuan kedua adalah penambahan 10% jus nanas dalam pakan. Pakan yang &#13;
digunakan adalah pakan komersial. Perlakuan diberikan selama 30 hari pemeliharaan,&#13;
dilanjutkan dengan pengujian kadar lemak pada daging itik jantan menggunakan metode &#13;
Soxhlet. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian perlakuan pertama &#13;
tanpa pemberian jus nanas diperoleh rata-rata kadar lemak 5,95%, sedangkan pada perlakuan &#13;
kedua dengan penambahan 10% jus nanas dalam pakan menghasilkan rata-rata kadar lemak &#13;
yang lebih rendah yaitu 2,43%. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat &#13;
pengaruh yang signifikan (P&gt;0,05) diantara kedua perlakuan. Hasil penelitian ini dapat &#13;
disimpulkan bahwa pemberian 10% jus nanas dalam pakan komersial tidak berpengaruh &#13;
terhadap kadar lemak daging itik jantan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Daging itik, lemak, jus nanas, dan pakan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DUCKS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL FOOD</topic>
 </subject>
 <classification>636.085 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156679</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-28 15:34:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-02 09:12:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>