KAJIAN TINGKAT KERUSAKAN LAHAN PERTANIAN PASCA TSUNAMI DAN SOLUSI REHABILITASINYA DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN TINGKAT KERUSAKAN LAHAN PERTANIAN PASCA TSUNAMI DAN SOLUSI REHABILITASINYA DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Teuku Darmawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0309200040028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan lahan akibat tsunami dan solusi rehabilitasinya di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar setelah 4 tahun terjadi tsunami Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan baitussalam, menggunakan metode survai deskriptif yaitu melalui pengamatan di lapangan dan analisis contoh tanah dan air di laboratorium. Teknik pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak di setiap satuan peta lahan (SPL) yang tersebar di lokasi penelitian. Upaya rehabilitasi direkomendasikan berdasarkan rekomendasi oleh FAO (2005) yang didasarkan pada indikator kerusakan lahan akibat tsunami yang terdiri dari kesuburan, salinitas, keadaan sampah dan gerangan air serta infiltrasi/drainase. Hasil evaluasi dinyatakan dalam tiga kelas kerusakan yaitu ringan, sedang dan berat. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lahan mempunyai sedimen 2-5 cm setelah 4 tahun tsunami, Lahan yang mempumyai ketebalan sedimen 2-15 cm ada 180 hektar yang tersebar di Desa Lampineung. Labui Lam Asan. dan Masalah salinitas tanah dan air saat menuran ini kondisinya telah jauh Nilai DHL berada antara 0,45 - 220 mmhos/cm dan SAR < 1,85. Kondisi ini dianggap tidak lagi membatasi pertumbuhan tanaman terutama tanaman padi dan palawija. Oleh karena itu, solusi rehabilitasinya hanya dipertimbangkan kepada beberapa hal yaitu sedimentasi, sampah tsunami dan kondisi drainase
Kata Kunci: tingkat kerusakan Lahan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK