OPTIMALISASI KINERJA ORGANISASI SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA LIMA SD DALAM GUGUS GAROT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

OPTIMALISASI KINERJA ORGANISASI SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA LIMA SD DALAM GUGUS GAROT


Pengarang

Nurhayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200050150

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Optimalisasi kierja sekolah melalui MBS merupakan upaya untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas pengelolaan sekolah dengan memanfaatkan segenap sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kinerja warga sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program, pelaksanaan, dan hambatan kepala sekolah dalam pengelolaan organisasi sekolah dalam gugus Garot. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif, teknik pengmpulan data observasi, wawancara dan studi dokumen, subjek penelitian kepela sekolah, guru, siswa, dan ketua KKG, basil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1 Program kepala sekolah pada sekolah di Ougus Garot, dalam mengoptimalkan kinerja menyusun RKAS, dan KTSP, walaupun belum memenuhi sebagaimana yang diharapkan oleh MBS (2) Pelaksanaan optimalisasi kinerja organisasi sekolah, menentukan struktur kerja, adanya pembagian tgas, schingga kegiatan sekolah sudah berjalan dengan baik pada sekolah dalam Gugus Oarot, walaupun memanfaatk.an sumber daya Socara optimal malalui pengarban, perimopinan, pemotifasian dan pembinaan personil sesuai dengan bidangnya masing- masing (3) Hambatan-hambatan yang dialami kepale sekolah dalam mengoptimalisasi kinerja sekolah antara lain: rendahoya partisipasi masyarakat terhadap seiolah, kerampuan personil, kepemimpinan dan manajemen sekolah masih terbatas, hal ini disebabkan rendahnya intensitas kegiatan pelatihan kepemimpinan dan manajemen yang dilakukan pihak terkait.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK