Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
THE RELATIONSHIP BETWEEN MONEY SUPPLY, ECONOMIC GROWTH, EXCHANGE RATE, AND TRADE OPENNESS WITH INFLATION IN ASEAN
Pengarang
DORA OSSIANA ANDINI POHAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Taufiq C. Dawood - 197303281998031002 - Dosen Pembimbing I
Ferayanti - 198205312015042001 - Penguji
Talbani Farlian - 197604222002121003 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2101101010088
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRACT
Title : The Relationship Between Money Supply, Economic Growth, Exchange Rate, And Trade Openness With Inflation In Asean
Author : Dora Ossiana Andini Pohan
NPM : 2101101010088
Faculty/Major : Economics and Business/Development Economics
Advisor : Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, S.E., M.Ec.Dev
Concentration : International Economics
This study analyzes the relationship between money supply, economic growth, exchange rate, and trade openness to inflation in ASEAN countries. The data used in this study is panel data consisting of annual time series data in 1960-2023 and cross section data from ten ASEAN countries (Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Vietnam, Cambodia, Laos, Myanmar, and Brunei Darussalam). By using Autoregressive Distributed Lag (ARDL) panel analysis model with lag 7,1,1,1,1, it is found that in the short run, money supply and trade openness variables have significant influence on inflation. However, in the long run, money supply and exchange rate have a positive and significant effect on inflation, while economic growth shows an insignificant positive effect. Trade openness also contributes positively and significantly to inflation in the long run. These findings suggest that inflation in ASEAN countries is affected by the dynamics of money supply and exchange rate, as well as the importance of trade openness in influencing the prices of goods and services. Therefore, it is recommended that ASEAN countries strengthen monetary and fiscal policies to control inflation, as well as improve domestic product competitiveness through market diversification and local industry development.
Keywords: Inflation, Money Supply, Economic Growth, Exchange Rate, Trade Openness, ASEAN, ARDL.
ABSTRAK Judul : The Relationship Between Money Supply, Economic Growth, Exchange Rate, And Trade Openness With Inflation In Asean Penulis : Dora Ossiana Andini Pohan NPM : 2101101010088 Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan Pembimbing : Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, S.E., M.Ec.Dev Konsentrasi : Ekonomi Internasional Penelitian ini menganalisis hubungan antara jumlah uang beredar, pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, dan keterbukaan perdagangan terhadap inflasi di negara-negara ASEAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel yang terdiri dari data time series tahunan pada tahun 1960-2023 dan data cross section dari sepuluh negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Brunei Darussalam). Dengan menggunakan model analisis panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan lag 7,1,1,1,1, ditemukan bahwa dalam jangka pendek, variabel jumlah uang beredar dan keterbukaan perdagangan berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Namun dalam jangka panjang, jumlah uang beredar dan nilai tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, sedangkan pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan. Keterbukaan perdagangan juga berkontribusi positif dan signifikan terhadap inflasi dalam jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa inflasi di negara-negara ASEAN dipengaruhi oleh dinamika jumlah uang beredar dan nilai tukar, serta pentingnya keterbukaan perdagangan dalam mempengaruhi harga barang dan jasa. Oleh karena itu, negara-negara ASEAN disarankan untuk memperkuat kebijakan moneter dan fiskal untuk mengendalikan inflasi, serta meningkatkan daya saing produk domestik melalui diversifikasi pasar dan pengembangan industri lokal. Kata Kunci: Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tukar, Keterbukaan Perdagangan, ASEAN, ARDL.
INFLATION AND EXCHANGE RATE ON ECONOMIC WELFARE IN INDONESIA (FARAH NAJWA ALIA, 2024)
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, SUKU BUNGA DAN EKSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (YUNIDAR PURNAMA SARI, 2018)
THE INFLUENCE OF MONETARY POLICY ON INFLATION RATE IN INDONESIA (VINCA GRACE SIHOMBING, 2024)
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, SUKU BUNGA, JUMLAH UANG BEREDAR DAN HARGA MINYAK DUNIA TERHADAP INFLASI DI INDONESIA. (EMI ANJALIA, 2017)
DETERMINAN NILAI TUKAR RUPIAH DITINJAU DARI TINGKAT KETERBUKAAN EKONOMI (Munazir, 2019)