KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) BERDASARKAN PENDEKATAN LUAS WILAYAH DAN KEBUTUHAN OKSIGEN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) BERDASARKAN PENDEKATAN LUAS WILAYAH DAN KEBUTUHAN OKSIGEN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Saiful Bahri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200040016

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Dampak negatif dari sub-optimalisasi ruang terbuka hijau berupa menurunnya kenyamanan kota, penurunan kapasitas dan daya dukung wilayah yang dicirikan dengan meningkatnya pencemaran, menurunnya kualitas air tanah, meningkatan suhu kota, serta menurunnya kuaitas oksigen atau udara bersih di perkotaan Untuk memelihara dan meningkatkan kualitas lingkungan di Kota Banda Aceh, maka perlu mempertahankan dan mengembangkan RTH. Penelitan diskriptif ini bertujuan untuk menentukan standar luas minimal dan kecukupan RTH yang dibutuhkan di Kota Banda Aceh berdasarkan pendekatan luas wilayah dan kebutuhan oksigen. data Primer diperoleh melalui pengamatan, survei lapangan, wawancara dan analisis Peta Kota Banda Aceh sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan danr berbagai instansi terkait yang berhubungan dengan analisis in Analisis data kebutuhan RTH berdasarlan luas wilayah dilakukan menurut Undang-Undang No, 26 Tahun 2007 dan berdasarkan kebutuhan oksigen menggunakan formula Gerakis yang dimodifikasi oleh Wisesa (I988). Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar luas minima RTH yang dibutuhkan di Kota Banda Aceh berdasarkan luas wilayah seluas 1.840.77 ha terdiri dari 1.227.2 ha RTH publik dan 613,6 ha RTH privat. Berdasarkan kebutuhan oksigen penduduk, kendaraan bermotor dan ternak dibutuhkan RTH seluas L.605,82 ha tahun 2011, 1683,17 ha tahun 2012, 1 760,83 ha tahun 2013, 1838,31 ha tahun 2014, 1 915,86 ha tahun 2015, 1993,47 ha tahun 2016, 2.070,98 ha ta.hun 2017 dan 2.148,58 ha pada tahun 2018. Kondisi elsisting RTH yang ada di Koa Banda Aceh adalah seluas 1.474,79 ha yang tendiri dari 676.27h RTH publik da 798,52 ha RTH privat, sehingga belum memenuhi standar kecukupan minimal kebutuhan RTH ditinjau berdasaran luas wilayah dan kebutuhan oksigen.
Kata Kunci: Kebutuhan, ruang terbuka hijau, luas wilayah, kebutuhan oksigen

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK