UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU BELAJAR MENGAJAR DI SMK NEGERI 4 LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU BELAJAR MENGAJAR DI SMK NEGERI 4 LANGSA


Pengarang

Usni Elywati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0609200050121

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepala sekolah selaku Educator dan Supervisor merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan upaya kepala sckolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMK Negeri 4 Langsa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk melengkapi data yang diperlukan dalam penelitian sesuai pertanyaan peneliti, maka digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha, komite sekolah, dan siswa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya meningkatkan mutu belajar mengajar di SMK Negeri 4 Langsa. Basil penelitian menggambarkan bahwa perencanaan dan evaluasi dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi sekolah yang dijabarkan dalam tujuan sekolah yang penekanannya pada profesionalisme dan disiplin serla komitmen tugas. Upaya pembinaan siswa dilakukan melalui pembinaan di bidang Seni, Olah Raga, Keagamaan, Bahasa Inggris, dan kepribadian budi pekerti. Di bidang keuangan, sarana dan prasarana dilakukan dengan memperbanyak sumber pembiayaan yaitu dari sumbangan pembiayaan pendidikan, dana operasional dan operasional manajemen mutu dalam menjalankan program peningkatan mutu untuk mendukung sarana dan prasarana serta kesejahteraan guru. Kendala yang dijumpai adalah kurangnya alat praktek, dana yang tidak memadai, lingkungan yang belum begitu menunjang, kurangnya guru menurut kompetensi yang dibutuhkan dan pengadaan buku paket yang masih kurang. Solusi yang dilakukan adalah kepala sekolah bekerja sama dengan BAPPEDA, pemerintah kota, dan dinas terkait melakukan sosialisasi, dengan tujuan mereka memahami tentang pengelolaan sekolah kejuruan.

Kata Kunci : Kepala Sekolah, Mutu, dan Belajar Mengajar




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK