Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SAMUDERA KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Erwandi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0692010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.173 18
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untulc mengetahui pengaruh luas lahan, jumlah benih, dosis pupuk, volume pestisida, jumlah tenaga kerja, pengalaman usahatani dan sistem irigasi terhadap produksi padi sawah dan mengetahui besarnya pendapatan bersih atau keuntungan yang diperoleh petani dari usahatani padi sawah di daerah penelitian.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara yang
berlangsung pada bulan Mei 2007 dengan menggunakan data cross section. Lokasi yang
terpilih secara purposive adalah Gampong .Krueng Baro Blang Mee dan Gampong Matang
Puntong. Penentuan petani sampel dilakukan secaraproportional stratified random sampling,
yaitu populasi distratifikasikan berdasarkan luas lahan sawah (sempit, sedang dan luas).
Petani sampel dipilih 20 persen dari jumlah populasi sehingga diperoleh 50 sampel. Model analisis terdiri dari model produksi dan model pendapatan. Model analisis produksi mengacu kepada fungsi produksi Cobb-Douglas yang ditransformasikan ke dalam bentuk double logaritma natural (Ln), kemudian diestimasi dengan metode Ordinary Least Square, sedangkan model pendapatan mengacu pada fungsi keuntungan berdasarkan asumsi bahwa keuntungan merupakan pendapatan bersih bagi petani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor produksi seperti luas lahan (L), jumlah benih (B), dosis pupuk (PPK), volume pestisida (PT), jumlah tenaga kerja (TK) dan sistem irigasi scbagai variabel dummy berpengaruh nyata dan positif terhadap produksi padi sawah (Q) pada tingkat kepercayaan 1 dan 5 persen, kecuali pengalaman usahatani (PU) yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh petani pada luas lahan yang sempit dikategorikan sebagai rumah tangga miskin, sedangkan pada luas lahan berukuran sedang dikategorikan sebagai rumah tangga tidak miskin.
Petani dapat meningkatkan produksi dengan jalan meningkatkan penggunaan input produksi. Sementara itu, untuk meningkatkan pendapatannya menjadi rumah tangga tidak miskin, maka petani harus mengusahakan lahan lebih besar dari 1,75 hektar dengan asumsi penggunaan faktor-faktor produksi lainnyajuga ditingkatkan.
Kata Kunci: faktorproduksi, pendapatan bersih, padi sawah
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH INPUT TERHADAP PRODUKSI USAHA TANAMAN PADI SAWAH DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (MEGI HERMAN, 2018)
ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI TERHADAP USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT (Lisa Oktaviani, 2017)
EKSISTENSI KEUJRUEN BLANG DALAM PENGELOLAAN AIR IRIGASI PERSAWAHAN DI GAMPONG BLANG PATEUK KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Arief Rahman Hakim, 2017)
STUDI KOMPARATIF PENINGKATAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (ICHSAN, 2020)
PENGARUH INTENSIFIKASI PERTANIAN TERHADAP KEUNTUNGAN USAHATANI PADI SAWAH PADA KELOMPOK TANI PEREMPUAN DI KECAMATAN PAYA BAKONG KABUPATEN ACEH UTARA (Fadhilah Mukminah, 2016)