PEMANFAATAN TRICHODEMA HARZIAMUM DAN BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL UNTUK MENGHAMBAT FUSARIUM OXYSPORUM PADA TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMANFAATAN TRICHODEMA HARZIAMUM DAN BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL UNTUK MENGHAMBAT FUSARIUM OXYSPORUM PADA TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)


Pengarang

Nurlia farida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0092040005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pertanian., 2004

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemberian antagonis merupakan salah satu upaya untuk pengendalian secara hayati terhadap patogen tular tanah. Peambahan bahan organik pada media tumbuh dapat meningkatkan perkembangan antagonis dan menyediakan unsur hara bagi tanaman. Tekrik ini merupakan svatu alternatifuntuk penyehatan
tanah pertanian yang mengandung patogen, sehiagga tidek berdampak negatif terhadap lingkungan, akan tetapi patogen bisa dikendalikan.
Penelitian bertujunn untuk mengkaji pengaruh T. harziamum dan bahan orgar.ik terhadap perkembangan jamur F. oxysporum pada tanaman tomat. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak bulan Maret sampai Agustus 2003. Perbanyakan cendawan F. oxysporum dan T. harziamum dilakukan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan analisa jaringan tanaman di Laboratorium Penelitian Tanah Fakultas Pertanian Unversitas Syiah Kuala.
Penelitian menggunakan Rancangan Acal: Lengkap pola faktorial 4 x 2 yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertana adalah dosis T}, harzianum (inokulasi) yang terdii atas empat tarafyaitu 0, 25, 50 dan 75 g pot'. Faktor kedua adalah jenis bahan organik yang terdiri atas pupuk kandng dan jerami padi. Bahan
organik diberikan sebanyak 150 g pot' atau setara dengan 30 ton ha'. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali dan tiap ulangan ditanami
dengan empat unit tanaman.
Peubah yang diamati adalah masa inkubasi F. oxysporum (hari), tinggi tanaman 15, 30, dan 45 HST, berat buah, jumlah spora T. harzlamum 100 g' tanah, jumlah spora F. oxysporum 100 g' tanah, panjang xylem discholorasi, persentase tanaman layu, kandungan nitrogen dan kalium tareman.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian T. horziamum dan bahan organik berpengarh nyata terhadap tinggi tanaman 15, 30 dan 45 HST, berat
brah, jumlah spora T. harziamum 100 g' tanab, jumlah spora F. oxysporum
100 g' tanah, panjang xylem discholorasi, kandungan nitrogen dan kalium dalam
tanaran kecuali terhadap masa inkubasi dan persentase tanaman layu. Dari peubah yang diamati, pengaruh terbaik adalah puda pemberian T. harzianum sebanyak 75 gram pot' dan pengmbahan organik jerami padi. Aplikasi agen antagonis sebanyak 75 gram pot' mampu memperpanjang masa inkubas dan paling baik dala menekan kejadian penyakit (29,16 %). Pemberian bahan organik secara tunggal berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati kecuali terhadap masa inkubasi dan persentase tanaman layu.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK