<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156465">
 <titleInfo>
  <title>REHABILITASI  LAHAN ALANG-ALANG  DENGAN PENGEMBALIAN  ALANG-ALANG SEBAGAI   MULSA,   PEMBERIAN   PUPUK KANDANG  DAN  BATUAN   FOSFAT  TERHADAP PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL JAGUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asrin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan sumberdaya lahan memiliki potensi terbatas, mengisyaratkan perlunya memberdayakan kembali lahan alang-alang  guna memenuhi kebutuhan berbagai  aktifitas  kehidupan  manusia  yang terus  meningkat.  Salahsatu  solusi memperbaiki,  memulihkan  dan  meningkatkan  produktifitas  lahan alang-alang adalah  melalui  aplikasi  pemberian  input  dan teknologi  tertentu yang dapat memberikan pengaruh terhadap perbaikan sifat fisika, kimia dan biologi tanah.&#13;
Penggunaan mulsa alang-alang, pupuk kandang dan batuan fosfat relatif&#13;
tidak  memerlukan  biaya yang besar  dan secara  teknis  dapat diterima  serta&#13;
diterapkan dilapangan. Bahannya dengan mudah dapat tersedia tidak hanya untuk kondisi   sekarang tetapi  juga  untuk jangka lama.   Penggunnan  mulsa  pada permukaan tanah dapat memperbaiki sifat fisika tanah. Sejalan dengan itu, pupuk kandang juga merupakan  sumber  bahan organik  dan  berfungsi  memperbaiki kesuburan sifat fisika tanah serta dapat menambah daya ikat tanah terhadap unsur hara dan air. Batuan  fosfat selain  memiliki  kandungan unsur fosfor dan unsur mikro lainnya, juga secara tidak langsung pemupukan batuan fosfat menunjukkan pengaruh yang lebih baik terhadap pori drainase cepat dan lambat, kadar air pada kapasitas  lapang, air tersedia  serta permeabilitas  tanah.  Perubahan  sifat  fisika tanah akan berdampak terhadap meningkatnya produktifitas lahan.&#13;
Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk mengkaji pengaruh pengembalian&#13;
alang-alang scbagai mulsa, pemberian pupuk kandang dan batuan fosfat terhadap perubahan beberapa sifat fisika  tanah  dan hasil jagung serta menentukan dosis pupuk kandang  dan  batuan  fosfat yang tepat untuk dapat meningkatkan  dan mempertahankan produktifitas lahan pada setiap perlakuan alang-alang.&#13;
Penelitian ini  dilaksanakan  pada tanah Kambisol  Eutrik mulai  bulan Oktober 2001  sampai  dengan  bulan Januari  2002 di  lahan  petani  transmigran Jaboi, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang. Penelitian menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas tiga faktor yaitu pengembalian  alang-alang  scbagai  mulsa terdiri  dari  dua taraf (tanpa pengembalian   alang-alang   dan  pengembalian   alang-alang scbagai   mulsa), pemberian  pupuk kandang dengan  tiga  taraf (0,   I5  dan    30  ton ha')  dan pemberiaan  batuan  fosfat dengan  empat taraf (0,  0.5, 1,0.  dan  1,5  ton  ha'). Adapun peubah respon yang diamati adalah tinggi tanaman jagung (umur 15, 30 dan  45  hari  setelah  tanam),  beberapa  sifat  fisika tanah (suhu,  berat volume, ketahanan penetrasi, total porositas, permeabilitas, kadar air tersedia, pori drainase lambat dan cepat, indeks stabilitas agregat serta infiltrasi), dan hasil jagung (bobot kering tanaman, bobot kering pipilan dan bobot 1.000,- bijj)&#13;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa peningkatan tinggi  tanaman  pada umur  15,  30  dan 45  hari setelah  tanam (HST) dipengaruhi  sangat nyata oleh pengembalian alang-alang sebagai  mulsa,  sedangkan tinggi tanaman pada umur&#13;
Ketersediaan sumberdaya lahan memiliki potensi terbatas, mengisyaratkan perlunya memberdayakan kembali lahan alang-alang  guna memenuhi kebutuhan berbagai  aktifitas  kehidupan  manusia  yang terus  meningkat.  Salahsatu  solusi memperbaiki,  memulihkan  dan  meningkatkan  produktifitas  lahan alang-alang adalah  melalui  aplikasi  pemberian  input  dan teknologi  tertentu yang dapat memberikan pengaruh terhadap perbaikan sifat fisika, kimia dan biologi tanah.&#13;
Penggunaan mulsa alang-alang, pupuk kandang dan batuan fosfat relatif&#13;
tidak  memerlukan  biaya yang besar  dan secara  teknis  dapat diterima  serta&#13;
diterapkan dilapangan. Bahannya dengan mudah dapat tersedia tidak hanya untuk kondisi   sekarang tetapi  juga  untuk jangka lama.   Penggunnan  mulsa  pada permukaan tanah dapat memperbaiki sifat fisika tanah. Sejalan dengan itu, pupuk kandang juga merupakan  sumber  bahan organik  dan  berfungsi  memperbaiki kesuburan sifat fisika tanah serta dapat menambah daya ikat tanah terhadap unsur hara dan air. Batuan  fosfat selain  memiliki  kandungan unsur fosfor dan unsur mikro lainnya, juga secara tidak langsung pemupukan batuan fosfat menunjukkan pengaruh yang lebih baik terhadap pori drainase cepat dan lambat, kadar air pada kapasitas  lapang, air tersedia  serta permeabilitas  tanah.  Perubahan  sifat  fisika tanah akan berdampak terhadap meningkatnya produktifitas lahan.&#13;
Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk mengkaji pengaruh pengembalian&#13;
alang-alang scbagai mulsa, pemberian pupuk kandang dan batuan fosfat terhadap perubahan beberapa sifat fisika  tanah  dan hasil jagung serta menentukan dosis pupuk kandang  dan  batuan  fosfat yang tepat untuk dapat meningkatkan  dan mempertahankan produktifitas lahan pada setiap perlakuan alang-alang.&#13;
Penelitian ini  dilaksanakan  pada tanah Kambisol  Eutrik mulai  bulan Oktober 2001  sampai  dengan  bulan Januari  2002 di  lahan  petani  transmigran Jaboi, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang. Penelitian menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas tiga faktor yaitu pengembalian  alang-alang  scbagai  mulsa terdiri  dari  dua taraf (tanpa pengembalian   alang-alang   dan  pengembalian   alang-alang scbagai   mulsa), pemberian  pupuk kandang dengan  tiga  taraf (0,   I5  dan    30  ton ha')  dan pemberiaan  batuan  fosfat dengan  empat taraf (0,  0.5, 1,0.  dan  1,5  ton  ha'). Adapun peubah respon yang diamati adalah tinggi tanaman jagung (umur 15, 30 dan  45  hari  setelah  tanam),  beberapa  sifat  fisika tanah (suhu,  berat volume, ketahanan penetrasi, total porositas, permeabilitas, kadar air tersedia, pori drainase lambat dan cepat, indeks stabilitas agregat serta infiltrasi), dan hasil jagung (bobot kering tanaman, bobot kering pipilan dan bobot 1.000,- bijj)&#13;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa peningkatan tinggi  tanaman  pada umur  15,  30  dan 45  hari setelah  tanam (HST) dipengaruhi  sangat nyata oleh pengembalian alang-alang sebagai  mulsa,  sedangkan tinggi tanaman pada umur&#13;
&#13;
&#13;
drainase lambat pada kedalaman O  - 20 cm adalah  dari  5,07 % volume menjadi&#13;
9,06 % volume, untuk indeks stabilitas agregat pada kedalaman 20 -- 40 cm adalah&#13;
dari 40,08 menjadi 41,59 dan untuk total porositas tanah pada kedalaman 10--20 cm adalah dari 51,89 % menjadi 55,47 %.&#13;
Total  porositas tanah pada kedalaman 0-  10 cm tertinggi ditemui  pada perlakuan  pengembalian alang-alang scbagai mulsa,  pemberian pupuk kandang dengan dosis 30 t ha'' dan tanpa batuan fosfat yaitu 60,75 %, terendah ditemui pada perlakuan kontrol adalah 54,53 %.                              &#13;
Pori drainase cepat pada kedalaman  20 -- 40 cm tertinggi  ditemui  pada perlakuan  pengembalian alang-alang  sebagai  mulsa,  tanpa  pemberian  pupuk kandang (0 t ha') dan pemberian batuan fosfat dengan dosis 1,5 t h&#13;
a'  yaitu  10,48   %  volume,   terendah ditemui   pada  perlakuan  tanpa&#13;
pengembalian alang-alang sebagai mulsa, pemberian pupuk kandang dengan dosis&#13;
15 t ha' dan tanpa pemberian batuan fosfat yaitu 2,42 % volume, sedangkan pada&#13;
perlakuan kontrol adalah 6, 70 % volume.&#13;
Bobot kering tanaman terberat yaitu 22,85 gram/batang dan bobot kering pipilan jagung terberat yaitu  7,66 Kg/plot dijumpai  pada kombinasi  perlakuan&#13;
pengembalian alang-alang sebagai mulsa, pemberian pupuk kandang dengan dosis&#13;
30 t ha'  dan batuan fosfat dengan dosis 1,0 t ha'. Namun bobot 1000 biji pipilan terberat yaitu 248,98 gram dijumpai pada kombinasi perlakuan tanpa alang-alang&#13;
tetapi  kenaikannya sangat ditentukan  oleh penambahan  pupuk kandang dengan&#13;
dosis 30 t ha' dan batuan fosfat dengan dosis 0,5 t ha&quot;.&#13;
Pemanfaatan  kembali  alang-alang  sebagai mulsa dan penggunaan  pupuk&#13;
kandang serta batuan fosfat sangat dianjurkan  untuk pengelolaan  tanah dalam&#13;
meningkatkan hasil jagung dan memperbaiki beberapa sifat fisika tanah.&#13;
Pengembalian alang-alang  scbagai mulsa,   pemberian  pupuk  kandang&#13;
dengan dosis 30 t ha' dan batuan dengan dosis I,0 t ha' merupakan dosis yang                       \&#13;
dapat  dianjurkan   sebagai  upaya  untuk  mempertahankan dan  memperbaiki&#13;
beberapa sifat fisika tanah dan meningkatkan  basil jagung terutama pada lahan di sekitar lokasi penelitian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MANURES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL PHYSICS - SOIL SCIENCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHOSPHATES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MULES</topic>
 </subject>
 <classification>631.43</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-26 10:33:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-26 10:51:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>