<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156319">
 <titleInfo>
  <title>BUDAYA ORGANISASI  SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA  GURU   PADA  SMA NEGERI  3 SIMEULUE  BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU ISMAIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister administrasi pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sulah   satu   faktor  yang berpengaruh   pada  manajemen  sekolah   dalam  rangka meningkatkan  kinerja guru adalah budaya organisasi. Penelitian   ini   bertujuan untu mengetahui polapembinaan disiplin,cara-cara motivasi guru dan faktor-faktor    penghambat     dalam   meningkatkat     kinerja      guru   pada   SMA   Negeri   3 Simeulue  Barat.  Penelitian   ini menggunakan  pendekatan  kualitatif   dengan  metode deskritif.  Teknik  pengumpulan  data melalui observasi.  wawancara, dan studi dokumentasi,   subjek penelitian  kepala  sekolah,   wakil-wakil   kepala  sekolah,  dan guru,  analisis  data  ini  menunjukkan:  ( l)  Pembinaan   disiplin  dalam  meningkatkan kinerja  guru  pada  SMA Negeri 3  Simeulue   Barat dilakukan  dengan pendekatan&#13;
persuasif   dalam   membimbing  guru.  mengawasi   proses   belajar   mengajar, dan menentukan jobdescription  setiap  personil  serta  memberi  sanksi   kepada  guru sesuai  dengan  tingkat  pelanggaran.  (2)  Sistem  pernberian  motivasi  guru  diberikan dalam  bentuk  gaji/tunjangan  dan dalam   bentuk  lain   seperti:   memberi  kesempatan dalam  memangku jabatan,  mengikuti seminar-seminar,  melanjutkan  pendidikan. partisipasi dalam  menetapkan  sasaran.  ketidakpuasan  yang positif, pengakuan dan harapan    yang   jelas,    (3)   Faktor-faktor  penghambat    dalam   budaya,    meliputi: kurangnya sosialisasi peraturan sekolah.   kurangnya koordinasi   sekolah.   kurang komunikasi  antar sesama guru, dan kurangnya keterlibatan  komite sekolah dalam pengambilan keputusan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci:  Budaya  Organisasi  dan Kinerja  Guru&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS - PERFORMANCE</topic>
 </subject>
 <classification>371.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156319</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-22 12:03:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-22 12:22:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>