<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156307">
 <titleInfo>
  <title>FENOMENA MONEY POLITIK DALAM PEMILIHAN REJE KAMPUNG (KEPALA DESA) RN(STUDI KASUS KAMPUNG KUALA II KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HAZDI SYAH PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Pemilihan Reje Kampung sebagai bentuk demokrasi langsung di tingkat &#13;
Kampung kerap dipengaruhi oleh praktik politik uang dan hubungan kekerabatan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak politik uang dalam &#13;
pemilihan Reje Kampung di Kampung Kuala II, Kecamatan Bintang, Kabupaten &#13;
Aceh Tengah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap &#13;
maraknya praktik tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif &#13;
dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan &#13;
berbagai narasumber, termasuk tokoh masyarakat, akademisi, dan warga setempat. &#13;
Analisis data dilakukan berdasarkan teori politik uang (Edward Aspinall) dan &#13;
konsep politik kekerabatan (Edward Aspinall &amp; Ward Berenschot). Teori politik &#13;
uang menyatakan bahwa transaksi antara kandidat dan pemilih, di mana suara &#13;
diberikan sebagai imbalan atas manfaat materi, menjadi penyebab utama terjadinya &#13;
praktik ini. Akibatnya, prinsip demokrasi menjadi terdistorsi. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa masyarakat di Kampung Kuala II cenderung memilih calon &#13;
bukan berdasarkan kompetensi dan visi mereka, melainkan atas dasar pemberian &#13;
uang atau barang. Di sisi lain, teori politik kekerabatan menyoroti peran hubungan &#13;
keluarga dan jaringan sosial dalam menentukan hasil pemilihan, khususnya di &#13;
tingkat lokal. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengaruh politik &#13;
kekerabatan di Kampung Kuala II masih sangat dominan. Kandidat yang memiliki &#13;
jaringan keluarga luas memiliki kemungkinan lebih besar untuk memenangkan &#13;
pemilihan. Hal ini menyebabkan proses pemilihan lebih ditentukan oleh faktor &#13;
kekerabatan dibandingkan dengan kualitas kepemimpinan, yang pada akhirnya &#13;
berdampak pada efektivitas pemerintahan desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa &#13;
politik uang dan kekerabatan dalam pemilihan Reje Kampung memiliki dampak &#13;
negatif terhadap tata kelola pemerintahan Kampung. Dampak tersebut mencakup &#13;
terpilihnya pemimpin yang kurang kompeten, meningkatnya risiko korupsi dalam &#13;
pemerintahan kampung, serta menurunnya partisipasi masyarakat dalam &#13;
mengawasi jalannya pemerintahan. Selain itu, fenomena ini turut memperkuat &#13;
budaya politik pragmatis yang merusak nilai-nilai demokrasi di tingkat lokal. &#13;
Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran &#13;
masyarakat melalui pendidikan politik yang lebih komprehensif, penerapan hukum &#13;
yang lebih tegas terhadap praktik politik uang, serta pengawasan yang lebih ketat &#13;
dari lembaga terkait guna mewujudkan pemilihan yang lebih transparan, adil, dan &#13;
demokratis. &#13;
Kata Kunci: politik uang, pemilihan kepala desa, demokrasi lokal, politik &#13;
kekerabatan, Aceh Tengah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MONEY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTIONS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL PROCESS</topic>
 </subject>
 <classification>324</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156307</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-22 10:58:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-22 12:19:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>