<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156265">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PEMULIHAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DI KABUPATEN ACEH TAMIANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kharisma mutiara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji program perlindungan dan pemulihan terhadap&#13;
korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Aceh&#13;
Tamiang, dengan fokus pada layanan yang mendukung pemulihan korban,&#13;
seperti konseling, perlindungan hukum, rumah aman, bantuan kesehatan, dan&#13;
rehabilitasi sosial. Metode penelitian kualitatif dengan angket semi terbuka.&#13;
Data diolah menggunakan analisis tematif. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara&#13;
pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pemerintah berperan&#13;
dalam menyediakan kebijakan, anggaran, dan fasilitas, sementara LSM&#13;
memberikan pendampingan langsung dan edukasi masyarakat mengenai hakhak korban. Program peningkatan kualitas keluarga juga diidentifikasi&#13;
sebagai strategi penting dalam pencegahan dan pemulihan korban KDRT,&#13;
dengan pendekatan family empowerment yang menekankan peran keluarga&#13;
dalam mencegah kekerasan. Mekanisme pelaporan yang ada sudah efektif,&#13;
namun sosialisasi yang terbatas menghambat banyak korban untuk melapor.&#13;
Metode pendampingan yang diterapkan beragam, termasuk psikologis,&#13;
hukum, dan sosial, namun ada kendala seperti kurangnya dana, sumber daya&#13;
manusia terlatih, serta hambatan budaya dan diskriminasi yang dihadapi oleh&#13;
korban dari kelompok marginal. Penelitian ini juga menemukan bahwa&#13;
kekerasan verbal terhadap konselor dapat menghambat proses&#13;
pendampingan, mencerminkan ketegangan struktural dalam masyarakat.&#13;
Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan sosialisasi, alokasi dana yang&#13;
memadai, dan pelatihan bagi petugas agar program perlindungan KDRT&#13;
dapat lebih efektif dan mencakup lebih banyak korban.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DOMESTIC VIOLENCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FAMILY VIOLENCE - SOCIAL WELFARE</topic>
 </subject>
 <classification>362.829 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-21 15:19:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-22 11:19:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>