PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA PADA DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA PADA DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Kartini Daud - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0592050018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Manajemen Pendidikan (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan merupakan salah satu upaya
peningkatan keterampilan kerja yang dibutuhkan dalam pembangunan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Tujuan penelitian ini adalah uptuk mengetahui
perencanaan program pelatihan yang dilaksanakan Dekranasda dalam meningkatkan keterampilan kerja perempuan Provinsi NAD. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah Ketua Biro pelatihan dan pengembangan. Ketuabiro produksi
dan pemasaran, instrutur dan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa"
rencana disusun disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Program yang dilatih
yaitu kue tradisional, bordir, batik motif Aceh, batik printing, penataan ' manajemen, packaging, sabun dan tenun songket. Strategi yang digunakan untuk merumuskan program pelatihan mencakup penentuan tujuan, peserta, instruktur,
materi, waktu, dana, sarana dan prasarana. Upaya pengembangan dengan
melengkapi sarana dan prasarana khususnya pada keterampilan membatik dan memberikan peralatan kepada perajin kue tradisional dan bordir. Faktor pendukung adanya tersedia waktu bagi pengelola, sarana yang memadai, bahan-bahan yang diperlukan mudah didapat, dan materi yang diberikan dibutuhkan masyarakat. Hambatan yang dihadapi, perajin belum menyadari dari usaha kerajinan dapat memberikan kesejahteraan dan usaha kerajinan dijadikan sebagai usaha sambilan. Hasil produksi disalurkan melalui Koperasi Aceh Baru dan bagi peserta yang baru dilatih masih berkisar dilingkungan tempat tinggal perajin. Sementara bagi produksi yang sudak bermutu dipasarkan di Banda Aceh dan beberapa kota di Indonesia serta beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Kata Kunci : Pemberdayaan, pelatihan, dan keterampilan kerja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK