ANALISIS DAMPAK KEBISINGAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA ( STUDI KASUS JALAN T. NYAK ARIEF BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DAMPAK KEBISINGAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA ( STUDI KASUS JALAN T. NYAK ARIEF BANDA ACEH)


Pengarang

Kamaruzzaman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200060049

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

620.23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bising merupakan salah satu efek negatif yang dirasakan masyarakat akibat bunyi yang ditimbulkan oleh kendaraan di Jalan raya, kebisingan kendaraan bermotor semakin terasa dengan meningkat pertumbuhan volume lalu lintas di jalan raya Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh volume lalu lintas terhadap tingkat kebisingan pada Daerah Aman Bising (DAB), Daerah Moderat Bising (DMD) dan Daerah Resiko Bising (DRB). Pengukuran kebisingan dan volume lalu lintas dilakukan di tiga titik lokasi, yaitu Sta 0+593 Lampineung. Sta 1+250 Lingke, dan Sta 3+00 Lamnyong. Analisis basil pengukuran kebisingan dilak ukan berdasark.an hubungan volume lalu lalu lintas dan hasil pengukuran tingkat kebisingan menggunakan alat ukur kebisingan Sound Level Meter (SLM). Penentuan tingkat kebisingan menggunakan kriteria Equivalent Energy Level (Leq) yang merupakan tingkatan suara rata-rata seagai total energi pada waktu tertentu. Analisis hasil pengukuran menunjukkan bahwa semakin jarak alat ukur kebisingan dari pinggir pekerasan aspal maka tingkat kebisingan semakin rendah Hasil pengukuran volome lalu lintas, Sta 0+593 Lampineung 30.759 mp/arah/hari, Sta
1+250 Lingke 19.283 smp/arahhari dan Sta 3+000 Lamnyong 15.505 smp/arah/hari. Tingkat kebisingan yang paling extrim terjadi Sta 0+593 Lampineung. pada jarak I0 meter Daerah Resiko Bising (DRB) kebisingan sebesar 71,48 dB(A), pada jarak 20 Meter Daerah Moderat Bising (DMB) sebesar 70.13 dB(A) dan pada jarak 30 meter Daerah Aman Bising (DAB) sebesar 67.69 B(A). Hasil pengukuran tingkat kebisingan ke tiga lokasi menunjukkan telah melebihi baku mutu kebisingan permukiman dan perumahan yaitu 55 dB(A).


Kata kunci : BuNyi, volume lalu lintas, kebisingan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK