ANALISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SMEARED CRACK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SMEARED CRACK


Pengarang

Wahyu Hadi Sulistyawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200060044

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 41

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

LISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON

BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL

SMEARED CRACK

Balok tinggi adalah suatu balok yang menyalurkan sejumla.h beban ke tumpuan melalui suatu batang tekan yang menghubungkan beban dan gaya reaksi. Perilaku balok tinggi terjadi sebagai transfer girders, bis pada bentang tunggal maupun menerus, struktur dinding dan kepala tiang pancang. Perilaku balok tinggi beton bertulang sangat berbeda dengan perilaku balok beton bertulang sederhana. Teori dasar lentur untuk balok sederhana tidak dapat diterapkan untuk balok tinggi. Penelitian ini ingin mengetahui perilaku balok tinggi beton bertulang dengan analisa metoda elemen hirgga memakai model smeared crack. Empat buah balok tinggi beton bertulang dimodelkan dan dianalisa dengan perangkat lunak ABA0US. Variabel yang diamati adalah rasio a/d dan luas tulangan pokok. Uhntuk dapat dibandingkan dengan hasil uji cksperimen, geometri, penulangan dan set up balok tinggi disesuaikan dengan penelitia Roy et al. (2008). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku balok tinggi beton bertulang yang dianalisa dengan model smeared crack banyal persamaannya dibandingkan dengan hasil percobaan di laboratorium yang dilakukan oleh Roy et al. (2008). Pola retak yang terjadi adalah sama yaitu pertama muncul retak lentur pada bagian bawah tengah bentang, kemudian muncul retak lentur yang lain dan retak diagonal di badan, jenis keruntuhan juga sama yaitu keruntuhan lentur-geser-tekan. Beban maksirurn juga scbanding dengan hail pengujian eksperimen yaitu: 686.9 4N (92.46%) untuk benda uji DB10; 793.0 kN (107.02%) untuk benda uji DBIOL; 458.9 AN (99.98%) untuk benda uji DB1S dan 1. kN (105.78%) untuk benda uji DB20. Akan tetapi, daktilitas memperlihatkan hasil yang berbeda dengan pengujian eksperimen yaitu: 8.88 (263%) untuk benda uji DB10; 4.67 (229%) untuk bends uji DBI0L; 7.54 (195%) untuk benda uji DB IS dan 3.50 (79%) untuk benda uji DB20. Pola distribusi tegangan balok tinggi beton bertulang mengikuti model Strut dan Tie. Penelitian ini menunjuklan bahwa, model yang digunak.an dapat dijadikan acan dalam melihat perilaku balok tinggi beton bertulang. juga dalam memprediksi kapasitasnya

Kata Kunci : balok tinggi beton bertulang, smeared crack elemen hingga

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK