ANALISIS KINERJA KONTRAKTOR DALAM MENYELESAIKAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN KONSEP NILAI HASIL (STUDI KASUS PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TRAINING CENTER PMI DI AJUEN KAB. ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KINERJA KONTRAKTOR DALAM MENYELESAIKAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN KONSEP NILAI HASIL (STUDI KASUS PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TRAINING CENTER PMI DI AJUEN KAB. ACEH BESAR)


Pengarang

Afdhal Hasan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200060001

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Setiap Kontraktor yang terlibat dibidang industri konstruksi, sebagaimana pembangunan gedung Training Center PMI di Ajuen Aceh Besar haruslah memberikan pencapaian kinerja yang maksima terhadap waktu, biaya maupun kualitas yang didukung oleh perencanaan dan pengendalian yang tepat terhadap pelaksanaan pekerjaan. Beberapa metode yang dikembangkan untuk mencapai sasaran tersebut adalah dengan mengintegrasikan fungsi pengendalian terhadap waktu dan biaya konstruksi atau dikenal dengan konsep Nilai Hasi (earned value) manajemen. Metode nilai hasil adalah suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan waktu proyek secara terpadu. Terdapat beberapa penilaian dan analisis untuk melakukan pengendalian ini yaitu : menilai per item kinerja kontraktor dengan menghitung penyimpangan biaya, penyimpangan jadwal/waktu, melakukan estimasi akhir pelaksanaan proyek, mengembangkan alternatif penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu dan mendapat keuntungan. Dari hasil analisis kinerja Kontraktor dengan menggunakan metode nilai hasil ini, terdapat nilai penyimpangan biaya (EAC) sebesar Rp. 3,043.661,500,41 dari nilai rencana proyek sebesar Rp. 3.100.703.124,18 sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp. 57.041.623,77. Nilai penyimpangan jadwal/waktu (ECD) sebesar I minggu schingga waktu penyelesaian proyek menjadi 27 minggu. Dalam pelaksanaan proyek disarankan setiap kontraktor (pelaksana proyek) melakukan analisis kinerja setiap hari kerja untuk setiap kegiatan, untuk mengetahui lebih dini bila terjadi penyimpangan waktu atau biaya dalam pelaksanaan dengan demikian dapat segera melakukan tindakan perbaikan.


Kata kunci : Kinerja, kontraktor, nilai hasil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK