<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="156017">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH AKAR RUMPUT GAJAH TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH UNTUK PERKUATAN LERENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Milasafarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stabilitas lereng merupakan isu krusial dalam bidang teknik sipil, terutama dengan daerah curah hujan tinggi dan aktivitas geologi yang aktif. Salah satu teknik bioengineering yang efektif untuk memperkuat lereng adalah dengan memanfaatkan sistem perakaran tanaman. Sistem perakaran yang kompleks dan kuat dapat meningkatkan kohesi tanah, mengurangi pori-pori tanah, serta memberikan gaya tarik tambahan yang menahan tanah agar tidak bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah untuk meningkatkan kekuatan geser dengan melakukan pencampuran akar rumput gajah (Pennisetum purpureum) terhadap parameter kuat geser tanah, sudut geser (φ), nilai kohesi (c), Scanning Electron Microscope (SEM) dan kuat tarik akar rumput gajah. Sampel akar rumput gajah diambil dari lahan bantaran Sungai Gampong Gla Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Sedangkan untuk sampel tanah diambil dari Wilayah Aceh Besar dengan 3 (tiga) jenis sampel tanah berbeda yaitu tanah pasir berlempung, lempung dan pasir berlanau. Prosedur penelitian ini melibatkan pengujian direct shear dengan variasi pencampuran akar rumput gajah dalam persentase 0,1%, 0,3%, dan 0,5%, serta panjang akar 2 cm dan 3 cm dengan jumlah sampel yang diuji per jenis tanah yaitu 21 sampel. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan peningkatan nilai sudut geser tertinggi yaitu dengan campuran 0,3% panjang 2 cm sebesar 49,17% dan peningkatan nilai kohesi (c) tertinggi yaitu dengan campuran akar 0,5% panjang 3 cm sebesar 29,17% pada tanah berlempung. Kuat tarik yang dihasilkan paling tinggi yaitu diameter 2 mm dengan panjang 13,436 mm yaitu 11,735 MPa dan dari hasil pengujian Scanning Electron Microscope (SEM) diketahui bahwa akar dapat menyatu dengan tanah, dimana akar menembus celah-celah tanah, menciptakan interaksi fisik sehingga memperkuat penjangkaran. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa penambahan akar rumput gajah dapat digunakan untuk stabilitas tanah seperti perkuatan lereng</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL STABILIZATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SLOPES</topic>
 </subject>
 <classification>624.151 363</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>156017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-19 13:09:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-20 09:59:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>