ANALISIS PERKEMBANGAN IMPOR DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERKEMBANGAN IMPOR DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA


Pengarang

Vivi Silvia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

94120018

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 1997

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi dan menganalisis perkembangan impor dalam per~konomian Indonesia. Dalam pada it dilihat pula proporsi surplus atau defisit neraca pembayaran Indonesia. -

Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder seri waktu dari periode 1981 sampai dengan 1995. Model analisis yang digunakan adalah Model Mundell-Fleming melalui pendekatan IS-LM.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan impor, dari imper barang konsumsi kepada impor bukan barang konsumsi yang terdiri dari imper bahan baku dan penolong serta impor barang modal. Pemanfaatan imper untuk bahan baku dan penolong diarahkan untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan industri dalarn negeri, khususnya untuk memenuhi kebutuhan industri yang berorientasi ekspor, memelihara harga dan menyediakan barang- barang yang dibutuhkan dalam negeri. Variabel yang mempengaruhi impor mempunyai elastisitas yang bersifat elastis untuk pendapatan dan inelastis untuk kurs.

Untuk lebih memacu pertumbuhan perekonomian Indonesia diperlukan berbagai kebijaksanaan. Dalam kaitannya dengan kondisi neraca pembayaran perlu dilakukan berbagai tindakan untuk mendorong kegiatan ekspor dan menekan impor yang digunakan untuk memenuhi konsumsi dalam negeri. Kebijaksanaan pemerintah yang diarahkan untuk peningkatan ekspor melalui peningkatan daya saing komoditi ekspor, peningkatan struktur ekspor, perluasan negara tujuan ekspor, peningkatan informasi usaha, pengembangan sarana dan prasarana perdagangan, peningkatan fasilitas perkreditan ekspor, serta peningkatan kemampuan dan peranan pengusaha kecil dan menengah.
Kebijaksanaan di bidang impor juga lebih banyak dilakukan pemerintah yang diarahkan untuk menunjang dan mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, khususnya yang berorientasi ekspor, menjaga tersedianya barang dan jasa, dan meningkatkan pendayagunaan devisa dalam menjaga keseimbangan neraca pembayaran.










Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK