<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155967">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SEKOLAH DASAR NEGERI PERCONTOHAN DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munir AR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister administrasi pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Manajemen Mutu Terpadu merupakan salah satu alternatif dalam meningktkan  mutu dalam dunia pendidikan. Manajemen Muta Terpadu menitikberatkan  pada  proses peningkatan mutu di sekolah yang meliputi pencapain kepuasan pelanggan.  Perbaikan terus-menerus, pembinan guru, keterlibatan menyeluru.h semua  komponen yang ada di sekolah Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripif Penelitian ini  berlokasi di SD Negeri Percontohan Banda  Aceh dengan subjek penelitin Pengawas, Komite, Kepala Sekolah, Guru. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan: ( I) Perencanaan mutu terpadu telah berjalan dengan  baik karena Kepala Sekolah melibatkan semua unsur yang ada disekolah dan  proses perencanaan manajemen  mutu terpadu.(2 ) Pelaksanaan mutu terpadu berjalan  dengan efektif karena Pengawas, Komite, Kepala sekolah, Guru telah melaksanakan  mutu terpadu secara bersama-sama dalam meningkatan mutu sekolah Pengawas  melakukan supervisi secara kootinue, Komite terlibat dalam pelak sanaan mutu,  Kepala Sekolah selalu membina para guru dan memberi kesempatan kepada guru  untuk mengikuti pelatihan dan diklat dalam rangka meningkatkan kemampuan guru  3) Pengawasan mutu terpadu di SD Percontohan dengan menggunakan Supervisi  Pengajaran dan Manajerial. Sedangkan teknik supervisi yang digunakan dalam  meningkatkan mutu  adalah teknik kelompok dan teknik pribadi. 4) Faktor yang  mendukung dalam pelaksanaan manajemen mutu terpadu di SD Percontohan adalah  kelengkapan saran  dan prasarana, adanya dana dan dukungan masyarakat di selitar  sekolah Sedangkan faktor  penghambat antar lain terbatasnya waktu pengawas  dalam melakukan supervisi, Komite jarang terlibat dalam kegiatan sekolah dan pengawasan mutu, ada sarana yang belum lengkap  serta masih adany  guru yang  mengajar bukan    bidang studi&#13;
  Kata Kunci: Manajemen  dan  Mutu Terpadu   &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CURRICULA</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-16 14:42:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-16 15:05:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>