<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155963">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN VISUALISASI INTERAKTIF DISTRIBUSI PENYAKIT DI PROVINSI ACEH TAHUN 2018-2022 MENGGUNAKAN TABLEAU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>STEFHANI ALBA SIREGAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>hilangin double spasi dan enter, isinya jangan dirubah sedikit pun: Penyakit menjadi salah satu masalah utama dalam kesehatan masyarakat yang memberikan dampak signifikan terhadap individu dan komunitas. Untuk mendukung pertumbuhan masyarakat yang berkelanjutan, diperlukan digitalisasi data kesehatan dalam basis data elektronik. Namun, pengelolaan data kesehatan menghadapi berbagai tantangan, seperti besarnya jumlah data (big data), kompleksitas, variasi format, serta struktur data yang mencakup format terstruktur dan tidak terstruktur. Tantangan ini menyebabkan pengambilan informasi menjadi lambat dan sulit. Provinsi Aceh menjadi salah satu daya tarik utama dalam peninjauan bidang kesehatan pada penelitian ini karena memiliki indeks kesehatan rendah yang turut berkontribusi terhadap lambatnya pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan preprocessing data penyakit dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh agar lebih terintegrasi dan terstruktur dengan baik. Selanjutnya, penelitian ini merancang dan membangun dasbor visualisasi data menggunakan Tableau. Dasbor ini dirancang untuk memberikan visualisasi data yang interaktif, dinamis, serta dilengkapi fitur penelusuran informasi berbasis kata kunci, yang memudahkan pengguna dalam mencari informasi spesifik. Hasil pengujian usability menggunakan metode Think-Aloud Protocol (TAP) terhadap lima responden menunjukkan bahwa dari sepuluh task scenario yang diberikan, tiga skenario gagal diselesaikan. Berdasarkan hasil tersebut, dilakukan perbaikan pada desain dasbor. Selain itu, pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) terhadap sepuluh responden menunjukkan bahwa dasbor ini berada pada kategori grade B dengan rentang adjektif pada kategori Excellent dan tingkat penerimaan (acceptability) yang masuk kategori dapat diterima (acceptable). Kata kunci: visualisasi data, penyakit, aceh, preprocessing data, tableau, penelusuran informasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155963</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-16 12:16:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-16 15:19:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>