<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155875">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL BIOSURFAKTAN DARI BATUBARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wilda Khairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Biosurfaktan adalah metabolit sekunder yang diproduksi oleh bakteri sebagai produk ekstraseluler memiliki gugus hidrofilik dan hidrofobik yang berperan dalam menurunkan tegangan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri penghasil biosurfaktan dan mengkarakterisasi isolat potensial penghasil biosurfaktan dari batubara. Sebanyak 47 koloni bakteri berhasil diisolasi dari batubara, dan sepuluh isolat yang menghasilkan koloni biru gelap berdasarkan uji CTAB untuk mengidentifikasi kemampuan produksi biosurfaktan. Skrining isolat potensial penghasil biosurfaktan dilakukan dengan metode uji Parafilm M, uji drop-collapse, uji perpindahan minyak, uji indeks emulsifikasi, dan pengukuran tegangan permukaan. Hasil skrining menunjukkan dua isolat potensial penghasil biosurfaktan, yaitu BB1 dan BB10. Kedua isolat dilakukan identifikasi morfologi dan pewarnaan Gram. Isolat BB1 merupakan bakteri Gram negatif dengan bentuk sel basil, memiliki indeks emulsifikasi terhadap toluena 46,4%, n-heksan 22,4%, dan minyak tanah 34,4%, serta tegangan permukaan 56,61 dyne/cm. Isolat BB10 juga bakteri Gram negatif dengan bentuk sel basil, dengan indeks emulsifikasi terhadap toluena 37,2%, n-heksan 16%, dan minyak tanah 29,2%, serta tegangan permukaan 52,84 dyne/cm. Berdasarkan hasil tersebut, bakteri penghasil biosurfaktan berhasil diisolasi dari batubara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COAL - MINING</topic>
 </subject>
 <classification>579.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155875</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-15 13:17:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-16 10:48:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>