<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155871">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU KOROSI LELAH  BAJA TAHAN KARAT  AISI 304 DALAM LINGKUNGAN AIR LAUT BUATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herdi Susanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog.magister teknik mesin</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keggalan akibat  korosi  lelah  merpakn fienomena yang sering terjadi  pada  struktur  yang berhubungan dengan lingkungan korosif.  Langkah penggunaan bahan tahan karat seperti AISI  304 telah  dilakukan, namun  fenomena kegagalan akibat  korosi  lelah masih terjadi dan belum dapat difahami  dan  dijelaskan dengan baik  oleh  para ahli.  Kombinassi  lingkungan   yang  korosif dan pembebanan berulang  merupakan penyebab  ini  korosi  lelah   Pembentukan pit  korosi  pada permukaan struktur  menyebabkan   konsentrasi  tegangang  pada  tahap  tertentu memicu terjadinya   kegagalan. Penelitian  ini  difokuskan untuk  mengkaji perubahan perilaku baja tahan karat  AIS4   304 yang   mengalami  pembebanan berulang dalam   lingkungan  air  laut buatan. Perubahan perilaku tersebut  diamati   dengan cara mengukur  kurva  polarisasi. Pergujian  lelah dalam  media  udara laboratorium dan air laut buatan diplot dalam Kurva S-N, menunjukkan baja tahan  karat AISI   04 baik  digunakn pada hingkurgan air  lout  buatan terutama untuk aplikasi tegangan   pada siklus  rendah dan perencanaan alat-alat  berukur pendek. Untuk aplikasi  tegagan yang relatif  lebih  kecil,  faktor lingkungan air laut buatan dapat mengurangi  umur kekuatan lelah baja   hingga   menurunkan  batas  lelah   Pengukuran   pertumbuhan pit  dan retak diamati  pada  tegangan  lelah  323,34MPa  dan 369,53MPa  dengan hasil   semakin kecil    tegangan lelah  yang bekerja,  maka dorminasi pertumbuhan pit  semakin besar  Dalam waktu bersaran  dilakukan  penguluran  potensial  dan arus korosi pada tegangan lelah 369.53M yang diplot  dalam kurva polarisasi, kurva polarisasi  menunjukan  bahwa peningkatan densits arus  loor siklus 0 hingga   500 x 103    dengan  kisaran   kenaikan   0,4   Aiem, siklus  antara  500 x 103   hingga   750 x I03  peningkatan IuA/cm&#13;
&#13;
Kata Kunci   :   Korosi Lelah,  AISI 304, kurva SN, Pertumbuha Pit,  Kurva Polarisasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STEEL - MATERIAL SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>620.17</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-15 12:22:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-15 15:25:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>