Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS GARIS KEMISKINAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DI KOTA MEDAN PROPINSI SUMATERA UTARA
Pengarang
Hironymus ghodang - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0192010115
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2003
Bahasa
Indonesia
No Classification
339.46
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Garis kemiskinan adalah nilai rupiah yang harus dikeluarkan seseorang atau rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan minimumnya, baik itu kebutuhan hidup minimum makanan maupun kebutuhan bukan makanan. Untuk menentukan siapa saja yang tergolong miskin di dalam suatu perekonomian, maka diperlukan garis
kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan garis kemiskinan rumah tangga dengan memperhatikan pendapatan rumah tangga, pembelanjaan rumah tangga, pendidikan kepala rumah tangga, jenis mata pencaharian, aktivitas ekonomi kepala rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer basil wawancara dengan responden (kepala rumah tangga) dan data sekunder dengan menelaah berbagai publikasi laporan yang ada pada lembaga dan instansi pemerintah. Mengukur garis kemiskinan dengan mengunakan konsep Extended Linear Expenditure System (LES) dimana jumlah anak dan tingkat pendidikan kepala keluarga sebagai faktor pembeda.
Temuan dari penelitian adalah menurunnya garis kemiskinan sejalan dengan semakin tingginya tingkat pendidikan kepala keluarga dan sebaliknya garis kemiskinan akan
menaik dengan rendahnya tingkat pendidikan kepala keluarga. Pembelanjaan makanan, pendidikan dan transportasi merupakan pembelanjaan terbesar dari enam kelompok pembelanjaan dalam penelitian ini.
Implikasi dari hasil penelitian ini, Pemerintah diharapkan melakukan beberapa
kebijakan antara lain memberikan pelayanan pada sektor pendidikan yang gratis untuk pendidikan dasar dan menengah, menjaga stabilnya harga kebutuhan pokok rumah.
tangga dan meminimumkan biaya transportasi.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KARATERISTIK KEMISKINAN DI KOTA BANDA ACEH (Rizka Maulida, 2018)
PENGARUH KEBIJAKAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA TERHADAP KEMISKINAN: KASUS RUMAH TANGGA DI PROVINSI ACEH (FITRI GUSNIA WERTI, 2026)
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI WILAYAH SUMATERA (MAULIZAR SARI, 2020)
MODEL MIKROEKONOMETRIKA DALAM MENGANALISIS GARIS KEMISKINAN RUMAH TANGGA PENDUDUK DESA TERTINGGAL DI KABUPATEN ACEH BESAR PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH (I. Wayan Suparta, 2025)
PENGARUH PENGANGGURAN, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMISKINAN PADA LIMA (5) KABUPATEN/KOTA TERMISKIN DI SUMATERA UTARA (Rizki Fandika, 2024)