<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155751">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI  FAKTOR PRODUKSI  PADA BERBAGAI  TEKNIK KONSERVASI  LAHAN SENTRA PRODUKSI CABE DI KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lukman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh   penerapan  telnil konservasi   terhadap  produksi cabai sekaligus memahami efisiensi  penggunaan faktor produksi pada  usahatani tersebut.  Penelitian telah dilakukan di empat desa di dua kecamatan Kabupaten Gayo Lues, dengan menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa penerapan  teknik konservasi  berpengaruh  nyata terhadap produksi cabai,  semakin baik teknik konservasi yang  dilakukan maka semakin tinggi  produksi cabai pada usahatani yang menerapkan teknik konservasi tersebut.  Teknik   konservasi  yang dominan  mempengaruhi produk  cabai  adalah konservasi  vegetatif  dengan  penerapan  pemakaian  mulsa;  teknik   konservasi mekanis  terasering  dan draenase.  Penggunaan   faktor  produksi  pada usahatan yang    menerapkan  teknik konservasi  sebagian besar belum  efesien.   Penggunaan bibit masih terlalu sedikit dengan jarak tanam  yang belum  sesuai dengan anjuran, demikian juga  luas  tanam  cabai  masih   terlalu sempit dan alokasi penggunaan pestisida organik belum  mengimbangai intensitas  serangan hama dan penyakit tanaman  cabai.    Untuk   meningkatkan  produksi   cabai  masih  perlu   dilakcukan penambahan jumlah bibit, luas  lahan  dan  pestisida organik  per satuan luas  lahan. Penggunaan  tenaga   kerja    sudah   berlebihan,   sehingga  untuk    meningkatkan pendapatan petani cabai  penggunaan tenaga kerja  per satuan luas  harus dikurangi. Perlu    dilakukan   penyuluhan   konservasi     secara     berkesinambungan    agar pemahaman petani tentang  manfaat  konservasi  lahan pada usahatani  cabai dapat lebih    baik,   Oleh    karena  itu   pada  masa  yang    akan  datang  paket   program peningkatan    produksi   tanamman  pangan    di    Kabupaten   Gayo   Lues   perlu diupayakan bantuan input konservasi lahan pada usahatani Cabai.  &#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci   :   Efisiensi, Faktor produksi,Teknik Konservasi, Cabai&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155751</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-09 15:36:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-09 15:36:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>