PENGELOLAAN PERALATAN PRAKTIK SISWA PADA SMK NEGERI 1 KOTA JANTHO DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGELOLAAN PERALATAN PRAKTIK SISWA PADA SMK NEGERI 1 KOTA JANTHO DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Muslizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200050028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengelolaan peralatan praktik siswa di SMK merupakan salah satu faktor penentu kelancaran proses belajar mengajar yang efektif. Kebutuhan peralatan praktik siswa, baik yang nkan direncanakan pengadaannya maupun yang sudah tersedia di sekolah harus dikelola secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendcskripsikan sistem pengelolaan peralatan praktik siswa yang meliputi masalah perencanaan pengadaan, penggunaan, pemeliharaan dan penghapusan peralatan praktik siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana, Kepala Tata Usaha, Kepala Program Keahlian, dan Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pengadaan peralatan praktik siswa di SMK Negeri 1 Kota Jantho di Kabupaten Aceh Besar sudah dilaksanakan sesuai prosedur, yaitu perencanaan ditetapkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan alat yang telah disepakati bersama dengan pihak-pihak yang kompeten di sekolah; (2) penggunaan peralatan praktik telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur atau petunjuk yang ada, namun masih terdapat sebagian kecil siswa yang belum konsisten mengikuti prosedur penggunaan alat; (3) pemeliharaan peralatan praktik telah dilakukan dengan inisiatif personel (guru dan siswa) di Program Keahlian, baik harian maupun berkala (bulanan). Namun, yang sangat menghambat kegiatan praktik belun tersedianya anggaran khusus untuk biaya pemeliharaan peralatan praktik dari Pemerintah Daerah atau Dinas Pendidikan dan; (4) penghapusan peralatan praktik belum pernah dilakukan oleh pihak sekolah. Hal ini terbukti dengan masih terdapatnya peralatan-peralatan yang tidak bermanfaat lagi terpasang pada tempatnya atau disimpan di gudang.



Kata Kunci : Manajemen Peralatan Praktik







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK