<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155723">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH CARA OLAH TANAH MINIMUM DAN KEDALAMAN SALURAN DRAINASE TERHADAP PERUBAHAN  BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH  DAN HASIL JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA SHUR) PADA ENTISOL DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M Djamil Achmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>M.  DJAMIL  ACHMAD.  Pengaruh Cara Olah  Tanah  Minimum dan  Kedalaman  Saluran  Drainase   terhadap  Perubahan  Beberapa  Sifat   Fisika Tanah dan  Hasil   Jagung Manis  (Zea   mays   saccharata   Sturt)   Pada Entisol   Darussalam  (di  bawah  bimbingan Sufardi sebagai Ketua dan M. Rusli Alibasyah sebagai Anggota)&#13;
          Pengolahan  tanah   yang   berlebihan  dapat   merusak    agregat   tanah   sehingga mempercepat  terjadinya   proses  difusi   dan  penyumbatan  pori-pori udara   tanah  yang menyebabkan  aerasi  tanah menjadi  jelek.     Pada  lahan  yang  mempunyai  drainase     buruk saluran  drainase   permukaan  yang berfungsi untuk  membuang  air  hujan yang   berlebihan mutlak dibutuhkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.&#13;
          Tujuan  penelitian  adalah untuk  mengkaji  pengaruh cara olah tanah minimum  dan  kcdalaman  saluran  drainase   terhadap  perubahan  beberapa  sifat  fisika  tanah  (bobot   isi, ndeks   stabilitas   agregat,  permeabilitas,   porositas  total,    ladar   air  tanah,   dan  persen agregasi) serta hasiljagung manis.&#13;
          Penelitian   dilakukn  di    Kebun  Percobaan  Fakultas  Pertanian Universitas  Syiah Kuala  Darussalam     Banda Aceh  yang  berlangsung  dari bulan  November  2001  sampai dengan   Februari   2002.  Areal  yang  digunakan seluas  15.5  m   x  22.5  m yang dibagi kedalam tiga   ulangan,  Masing-masing   ulangan  terdapat  plot  percobaan sehingga  terdapat  27  satuan  percobaan. Percobaan   ini  menggunakan Rancangan  Acak  Kelompok, yang terdiri dari  dua  faktor.   Faktor  perama  adalah  cara olah tanah minimum  yang tendiri dari atas   tiga  cara,   yaitu   olah tanah minimum  sedalam  I0 cm  merata seluruh  plot,  olah tanah minimumn  sedalam I0 cm dalam larikan tanaman dan olah tanah minimum  sedalam lo   em   pada  tempat   penanaman (lingkaran   batang taaman).     Faktor  kedua  adalah kedalaran saluran drainase  yang terdiri atas   tiga perlakuan, yaitu  tanpa saluran drainase, kedalaman saluran drainase I5 cm dan kedalaman saluran drainase 30 cm.&#13;
          Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa cara olah tanah minimum  berpengaruh nyata  terhadap pertumbuhan tinggi   tanaman,  bobot alar,  berat tongkol,  bobot kering 100  biji,  dan bobot kering bijji per plot netto tetapi  tidak    mempengaruhi  terhadap perubahan  sifat­  sifat  fisika tanah.     Perlakuan cara olah  tanah minimum yang  memberikan pertumbuhan dan   hasil   tertinggi   dijumpai  pada   cara   olah   tanah   etempat  atau   schitar   tanaman Kedalaman   saluran  drainase  berpengaruh sangat   nyata   terhadap  tinggi   tanaman,  boot  kering   akar,  bobot  tongkol,  bobot kering  I00  bijji  dan  bobot kering  biji  per plot netto tetapi   tidak   berpengaruh  nyata   terhadap  sifat-sifat   fisika   tanah  Pertumbuhan  tertinggi diperoleh pada kedalaman saluran drainase 30 cm&#13;
           lnteraksi  antara    kedalaman   saluran  drainase  dan  cara  olah  tanah    minimum  berpengaruh nyata   terhadap tinggi  tanaman  pada  umur   I5 dan  45  HST,  bobot akar dan bobot tongkol, serta  berpengaruh  sangat  nyata  terhadap  bobot kering  I00  biji  dan ndeksi stabilitas  agregat  tanah.    Tanaman  jagung  tertinggi pada umur   I5 dan 45  HST  diperoleh pada  kedalaman  saluran  drainase   30  cm   dengan   cara  olah tanah minimum   setempat Bobot akar,   bobot tongkol, dan  bobot kering I00 biji  terberat  terdapat pada  perlaluan kedalaman saluran drainase  Jo cm dengan cara olah tanah minimum  setempat.    lndeks stabilitas   agregat  tertinggi diperoleh   pada kedalaman   saluran drainase I5  cm  dan  cara  olah tanah minimum sedalam I0 cm pada tempat penanaman.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155723</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-09 14:46:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-09 14:46:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>