<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155657">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN TERHADAP BEBERAPA SIFAT TANAH DAN PENDAPATAN PETANI PADA LAHAN  SAWAH DENGAN BERBAGAI INDEKS PERTANAMAN PADI DAN PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI DI DAERAH IRIGASI KRUENG MEUREUDU KABUPATEI PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Razali Adami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh peningkatan indeks pertanaman (IP)  padi (IP  Padi = 100  dan  IP Padi &gt;  100)  dan penggunaan  input produksi terhadap perubahan beberapa sifat tanah (fisika dan kimia) serta peningkatan&#13;
produksi,   penggunaan input  produksi dan perolehan pendapatan usahatani padi&#13;
sawah.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan.  di Desa Manyang Cut daerah irigasi   Krueng&#13;
Meureudu Kabupaten Pidie.  Analisa fisika tanah dilakukan di laboratorium Fisika&#13;
Lingkungan dan analisa kimia tanah dilaksanakan di Jaboratorium Analisa Tanah dan&#13;
Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dimulai pada&#13;
bulan Juli 2003 samapi bulan Oktober 2003.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan tehnik survey. Pengambilan contoh (sampel) tanah untuk analisis perubahan sifat fisika dan    ' kimia dilakukan secara acak dan komposit pada lahan sawah IP Padi = 100  dan&#13;
IP Padi &gt; 100 masing-masing 5 lokasi, dimana salah satunya  dilakukan penggalian&#13;
profil tanah sedalam 1  x 1 x 1  meter. Sedangkan pengumpulan data sosial ekonomi&#13;
dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan daftar kuesioner pada 26 orang petani sampel dari 87 orang jumlah petani terpilih, yaitu 9 orang petani IP Padi= 100 dan 17 orang petani IP Padi &gt; 100.  Analisa data dilakukan dengan menggunakan&#13;
statistik &quot;t pada tingkat probabilitas 5% (P &lt; 0,05) antara lahan sawah IP Padi = 100&#13;
danIPPadi&gt; 100.&#13;
Hasil  analisis data laboratorium  dan uji statistik t terhadap beberapa   sifat&#13;
fisika tanah yang meliputi tekstur, berat volume tanah,  porositas total, pori drainase cepat, pori drainase lambat, pori air tersedia dan ketahanan penetrasi didapat bahwa peningkatan indeks pertanaman padi di lahan sawah memberi pengaruh secara nyata (taraf P &lt; 0,05) terhadap perubahan porositas total, pori air tersedia dan  indeks&#13;
stabilitas  agregat, dimana lahan  sawah  IP Padi  = 100 porositas total 61,56%  dan IP&#13;
Padi &gt; 100 sebesar 57,45%, pori air tersedia IP Padi = 100 sebesar 13,48   dan  IP&#13;
.        Padi &gt; 100  10,43,  indeks  stabilitas agregat pada IP Padi = 100 70,55    dan     IP&#13;
Padi &gt;  100  43,40.  Peningkatan indeks pertanaman padi di  lahan sawah tidak berpengaruh nyata kcpada perubahan ; (1) tekstur tanah sawah, dimana IP Padi = 100&#13;
tekstur tanah liat berdebu dengan komposisi pasir : debu : lit 20% : 58% :  22% dan IP Padi &gt; 100 tekstur liat berdebu dengan komposisi pasir 16,66%, debu 36,66% dan liat 46,66%; (2) berat volume (BD tanah) IP Padi = 100 1,23 g/cm3 danIP P~di &gt; 100&#13;
1,25  g/cm3; (3) pori drainase cepat IP Padi = 100  17,04 dan IP Padi &gt; 100 sebesar&#13;
17,67 ; (4) pori drainase lambat IP Padi = 100  14,07 dan IP Padi &gt; 100 13,48 serta;&#13;
(5) rata-rata ketahanan penetrasi pada kedalaman tanah  10 cm, 20 cm, 30 cm, 40 cm,&#13;
50 cm, dan 60 cm.&#13;
Hasil  analisis  data laboratorium dan uji statistik  &quot;t pada tingkat  probabilitas&#13;
5% (P &lt; 0,05) terhadap perubahan rata-rata sifat kimia tanah yang meliputi pH, KTK,&#13;
&#13;
bahan organi k, N,  P, K, Ca dan Mg didapat bahwa peningkatan indeks pertanaman padi pada lahan sawah memberi pengaruh secara nyata kepada perubahan pH tanah, kandungan P  tanah,  dimana  lahan sawah IP Padi = 100 pH tanah 5,87  dan  IP&#13;
Padi &gt; 100 pH tanah 5,33,  kandungan P tanah lahan IP Padi = 100 157,45 ppm dan&#13;
IP Padi &gt; 100  26,85 ppm serta tidak berpengaruh kepada perubahan rata-rata sifat kimia tanah yang meliputi ; (1) KTK, dimana IP Padi = 100 nilai KTK 16,60 me/100 g dan IP Padi&gt; 100 18,80 me/100 g; (2) Bahan Organik, IP Padi = 100 1,25% dan IP Padi &gt; 100 1,81% ; (3) Nitrogen, IP Padi = 100 0,13% dan IP Padi &gt; 100 0,18%; (4) Kalium, IP Padi = 100 0,68 me/100  g dan IP Padi &gt; 100 0,23 me/100 g ; (5) Kalsium, IP Padi = 100 6,25 me/100 g, IP Padi &gt; 100  5,54 me/100 g dan ; (6) Magnesium, IP&#13;
Padi= 100 0,86 me/100 g dan IP Padi &gt; 100 0,77 me/100 g.&#13;
Analisa data sosial ekonomi yang meliputi penggunaan input produksi, produksi dan pendapatan usahatani padi sawah didapati bahwa peningkatan indeks pertanaman padi di lahan sawah tidak berpengaruh kepada peningkatan produktivitas&#13;
dan produksi padi sawah dimana pada sawah IP Padi = 100 produksi rata-rata per&#13;
hektar adalah 3.972,96 kg, sedang pada sawah IP Padi &gt; 100 produksi rata-rata per&#13;
hektar adalah 3.870,55 kg. Peningkatan indeks pertanaman padi berpengaruh kepada&#13;
meningkatnya penggunaan input dan biaya produksi dimana penggunaan  biaya produksi rata-rata sawah IP Padi = 100 adalah Rp. 3.942.107.- dan IP Padi &gt; 100&#13;
Rp.  4.713.936.-.    Peningkatan indeks pertanaman padi juga  tidak meningkatkan&#13;
perolehan pendapatan  usahatani rata-rata  per hektar,   dimana pada  sawah IP Padi  = 100  pendapatan usahatani rata-rata  Rp.  825.455.-  dan IP Padi &gt;  100&#13;
Rp.  -69.276.-   Perolehan pendapatan ini akan berbeda apabila dihitung peroleban pendapatan petani/keluarga yang diperoleh dari pendapatan usahatani ditambah biaya tenaga kerja keluarga dan nilai sewa tanah milik sendiri, dimana pada IP Padi= 100 pendapatan keluarga adalah Rp. 2.053.779.- dan IP Padi &gt; 100 Rp. 1.640.136.-&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-08 16:18:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-08 16:19:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>