<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155597">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS NERACA SUMBER  DAYA ALAM SUB SEKTOR   KEHUTANAN  DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PRODUK DOMESTIK  REGIONAL  BRUTO (PDRB) PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARIFAH LIES FUAIDAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>1998</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat pulih (renewable resources), mempunyai fungsi yang komplek.   Kerusakan  hutan mempunyai  dampak  yang amat luas  secara  regional  maupun nasional. Bahkan hutan alam yang terdapat diwilayah Indonesia mempunyai peranan dalam kehidupan global.&#13;
Eksploitasi  hutan oleh swasta bertujuan untuk  memperoleh kayu  sebagai komoditi utama, meskipun pada hutan  tertentu nilai  kayu tidak seberapa jika  dibandingkan    dengan    nilai  hutan    tersebut  secara  keseluruhan, seperti  kawasan    hutan  lindung    dan  kawasan hutan  PPA  Sehingga keberadaan hutan ini benar-benar dijaga dan dilarang untuk dieksploitasi. Hutan produksi dan hutan konversi di Propinsi Daerah  lstimewa   Aceh mempunyai  luas 2.513.094  Ha.  Hasil  estimasi neraca  fisik  selama 10 tahun  memperlihatkan   penyusutan kedua   hutan   ini   sebesar 47,22 % atau 4, 7 % per  tahun. Pengurangan hutan tersebut terutama disebabkan oleh ilegal loging mencapai  12.096   Ha/tahun.  Selanjutnya   hasil&#13;
perhitungan dalam penelitian menunjukkan nilai tambah sub sektor kehutanan terhadap PDRB adalah negatif, hal tersebut  disebabkan   oleh besamya nilai   kerusakan   akibat   penebangan serta ilegal  loging yang sangat sulit untuk diatasi.&#13;
Pemerintah menetapkan   beberapa   kebijaksanaan untuk menjaga keleslarian  sumberdaya hutan   seperti,   TPTI,   TJTI   dan   HTI.   Dari kebijaksanaan tersebut hanya HTI yang terlaksana.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155597</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-08 10:58:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-08 10:58:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>