<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155581">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN  KONSENTRASI SEBARAN TSM (TOTAL SUSPENDED MATTER) DI MUARA SUNGAI KRUENG ACEH DENGAN CITRA LANDSAT TM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akhyar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Deta Landsat.7 Thematic Mapper dikaji untuk memetakan sebaran TSM di perairan pantai.   Pada umumnya TSM  terdiri  dari  lumpur, pasir halus dan jasad-jasad renik yang  sebagian besar disebabkan karena terjadinya pengikisan tanah atau erosi tanah yang terbawa ke badan air .  Pengamatan terhadap  sebaran TSM  sering dilakukan untuk  mengetahui kualitas air di suatu perairan, karena nilai  TSM yang tinggi   menunjukkan  tingginya  tingkat pencemaran  dan  menghambat  penetrasi cahaya ke  dalam air sehingga  mengakibatkan   terganggunya proses  fotosintesis  dari  biota air.   Model  algoritma yang diperoleh  digunakan untuk  menunjukkan sebaran TSM  data pada citra satelit  Landsat, kemudian pola sebaran TSM tersebut  dibandingkan dengan pola sebaran TSM  data citra satelit  Landsat untuk tahun­ - tahun   yang   berbeda.  Citra  satelit  Landsat yang digunakan adalah pada  tanggal 15 Agustus  200I, tanggal  30 Desember 2004,   tanggal 04 Juli 2006  Pengolaha data  diawali dengan koreksi  geometrik untuk mempersamakan posisi   pada peta,  selanjutnya   dilakukan koreksi radiometrik untuk merubah nilai digital number  suatu objek  tersebut.  Terakhir adalah melakukan koreksi atmosferik menggunakan model Drak Pixls Subtracting.H&#13;
          Hasil analisis  citra   multi temporal  series TSM  daerah penelitian  yaitu tahun 2001, 2004  dan 2006 waktu 6 (enam) tahun (2001  -2006) terlihat perbedaan persentse  sebarannya akan tetapi dalam hal  ini  tidak dapat diambil suatu kesimpulan yang  pasti,   karena adanya  bencana alam yiaituTsunami tahun 2004 yang sangat berpengaruh terhadap sebaran TSM&#13;
&#13;
Keyword  :  Landsat TM,  TSM,   multi  temporal, spasial, spektral&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ESTUARIES - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.124</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155581</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-08 10:15:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-04 11:00:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>