ANALISIS PERMINTAAN TENAGA KERJA DI KOTA MEDAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERMINTAAN TENAGA KERJA DI KOTA MEDAN


Pengarang

Effi Aswita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0192010111

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh upah riil, dan produktivitas tcnaga kcrja terhadap permintaan tenaga kerja terampil di Kota Medan, dan upah riil elastis terhadap permintaan tenaga kerja. Penelitian dilakukan di kota Medan, dengan data skunder yang diperoleh dari berbagai publikasi, data yang digunakan adalah data panel. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah, babwa tingkat upah riil, dan produktivitas tenaga kerja berpengaruh positif terhadap permintaan tenaga kerja di Kota Medan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel, yakni dengan menganalis secara sekaligus data cross section dan data time series selama kurun waktu 1997-2003 mengenai permintaan tenaga kerja.

Fungsi tenaga kerja dapat dituliskan :


LD= f(/P-PTK). Untuk mengestimasi pemmintaan tenaga kerja terampil oleh perusahaan dilakukan dengan menggunakan model persamaan :


LD=ao+alW/P; +a2PTK-+e


Hasil yang diperoleb dalrun penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) keoaikan upah riil sebesar 1% dengan asumsi tidak ada perubahan dalam produktivitas tenaga kerja akan menyerap kesempatan kerja sebasar 1,33% sedangkan kenaikan produktivitas tenaga kerja sebesar 1% dapat menurunkan kesempatan kerja sebesar 0.66%. (2) hasil estimasi yang memunjukkan bahwa peningkatan produktivitas tenaga , kerja mengurangi jumlah ,pemmintaan tenaga kerja dan berlawanan dengan teori produktivitas tenaga kerja./ Oleh scbab itu , disarankan hendaknya lembaga tripartite Dewan Pengupahan harus memiliki visi dan Dlrogram yang mengarah pada peningkatan profesionalisme dan produktivitas kerja. Dan operaionalisasi kebijakan fiscal harus diarahkan kepada peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan dan kesehatan agar dapat menunjang keahlian pada pekerja.

Kata Kunci : Tenaga Kerja

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK