THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING APPROACH IN COMPETENCY BASED CURRICULUMRNAT SMU NEGERI 4 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING APPROACH IN COMPETENCY BASED CURRICULUMRNAT SMU NEGERI 4 BANDA ACEH


Pengarang

Susianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0409200080016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S2) / PDDIKTI : 88103

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi, pendekatan contextual teaching
learning, implementasi, pemahaman.

Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi tentang pemahaman guru terhadap pengertian kurikulum berbasis kompetensi dan pendekatan CTL, bagaimnna mereka menerapkan prinsip-prinsip dan strategi-strategl CTL dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris, bagaimana guru melakukan evaluasi terhadap pemahaman siswa, dan permasalahan yang mereka hadapi dalam menerapkan pendekatan CTL. Subject dari penelitian ini adalah 7 orang guru Bahasa Inggris pada SMA Negeri 4 Banda Aceh.
Untuk menjawab permasalahan-permasalahan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan empat instrumen dalam mengumpulkan data, yaitu kuisioner, observasi, wawancara dan dokumentasi,
Kuesioner digunakan untuk menjawab problem pertama dari penelltiao ini. Data menunjukkan babwa guru-guru bahasa Inggris di SMA Negeri 4 telah memahami Kurikulum Berbasis Kompetensi, tapi mereka belum memahami apa itu pendekatan Contextual Teaching Learning. Pengetahuan mereka masih kurang tentang CTL. Hanya satu orang guru yang pernah mengikuti training CTL. Selanjutnya observasi digunakan untuk memperoleh data untuk problem dua dan tiga. Hasilnya menunjukan kebanyakan guru masih menerapkan Grammar Translation Method dalam mengajarkan Bahasa Inggris. Guru masih menfokuskan pada aspek grammar dalam mengajar. Sehubungan dengan bahan mengajar, guru-guru masih sangat bergantung kepada buku teks dan LKS yang di perjual belikan. Namun, dapat dikatakan babwa 85.71 % orang guru memulai kegiatan pre-teaching dengan baik. Sementara kegiatan utama dalam belajar, kebanyakan guru masih menerapkan pola belajar yang berpusat pada guru. Guru yang aktif menerangkan pelajaran kepnada siswa. Tiga orang guru (42. 86 %) pernah membnat kelompok belajar selama proses belajar berlangsung, tetapi tidak melibatkan semua siswa aktif dalam kegiatan kelompok karena pembagian tugas yang kurang jelas, sehingga tidak sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Hanya satu orang guru yang telah menerapkan prinsip- prinsip CTL dengan baik. sementara dalam melakukan evaluasi terhadnp siswa, guru- guru masih menerapkan penilaian secara tradisional yaitu menggunakan tes semata.
Untuk memperoleh informasi tentang permasalahan yang mereka hadapi dalam menerapkan CTL digunakan kuesioner dan interview. Hasilnya menunjukan bahwa mereka masih kurang memahami bagaimana
melaksanakan proses belajar mengajar berdasarkan CTL, kebanyakan guru belum perah mendapatkan pelatihan tentang CTL, terbatasnya persediaan bahan mengajar yang sesuai dengan CTL, masih rendahnya motivasi belajar siswa, jumlah siswa yang besar dalam satu kelas dengan perbedaan tingat kemampuan yang berbeda.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK