<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155391">
 <titleInfo>
  <title>KESEIMBANGAN INVESTASI JANGKA PANJANG DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Investasi merupakan komponen yang penting dalam pertumbuhan ekonomi. Meskipun sumbangan investasi di  Indonesia relatif kecil, namun investasi masih memilild peran penting dalam penentuan permintaan agregat. Hal ini disebabkan oleh investasi cendrung relatif  tidak stabil  apabila  dibandingkan dengan pengeluaran konsumsi sehingga fluktuasi investasi dapat menyebabkan resesi dam boom dalam perekonomian. Selain itu investasi sangat penting bagi pertumbuhan stock capital dan produktivitas tenaga kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&#13;
Penelitian ini mencoba membuat model dalam menganalisis keseimbangan investasi jangka panjang dengan memasukkan berbagai variabel yang secara teoritis di duga berpengaruh kuat yaitu  suku bungs, dan pengeluaran pemerintah dengan menggunakan teknik  vector error correction model (VECM). Hasil ini merupakan bentuk keseimbangan independen  variabel dengan dependen  variabel,  baik dalam&#13;
jangka panjang maupun jangka pendek.  Hasil analisa menunjukkan bahwa variabel tingkat suku bunga dan pengeluaran pemerintah terhadap investasi memiliki hubungan yang signifikan dalam jangka panjang. Walaupun nilai R2 rendah.&#13;
Berdasarkan   hasil penelitian dapat disarankan bahwa apapun kebijakan dan&#13;
deregulasi yang dilakukan pemerintah, yang terpenting adalah  implementasi di&#13;
lapangan. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor,  ekonomi dan nonekonomi,&#13;
iklim  investasi di  Indonesia haruslah diakui sangat  potensial, namun juga  rentan.&#13;
Beberapa faktor penunjang,  seperti penyediaan infrastruktur  melalui model public private partnership, mencari sumber pembiayaan selain pinjaman,  kebijakan stabilisasi yang konsisten dan menumbuhkan kepercayaan, baik  dari masyarakat maupun investor swasta asing dan domestik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : investasi, pengeluaran pemerintah, tingkat suku bunga, VECM&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155391</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-06 11:04:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-06 11:04:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>