PREDIKSI EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI PADA LADANG BERPINDAH DI KECAMATAN PANTAN CUACA KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PREDIKSI EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI PADA LADANG BERPINDAH DI KECAMATAN PANTAN CUACA KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Azwar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0609200040009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarrya laju erosi dan menentukan arahan konservasi pada ladang berpindah di Kecamatan pantan Cuaca kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode survei (deskriptif) yang dilaksanakan dengan tiga tahap yaitu mengidentifikasi karakteristik lahan dan pengambilan sampel tanah di lapangan, menganalisis karakteristik latihan dan analisis tanah di laboratorium, menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan persamaan USLE untuk penarikan kesimpulan dan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 LUT pengamatan, empat LUT tingkat bahaya erosi sangat tinggi, tujuh LUT tingkat bahaya erosi tinggi, empat LUIT tingkat bahaya erosi sedang dan satu LUT tingkat bahaya erosi rendah. Erosi sangat tinggi terjadi pada SPL. 10 kelerengan > 45%, erosi aktual mencapai 1203,48 ton ha 'th', erosi potensial mencapai 13.3371,96% ton ha 'th dengan tinghat bahaya erosi mencapai 1392.91 ton ha t h. Erosi tinggi terjadi pada SPL 16 lima LUT dan SPL 17 dua LUT (kelerengan 15-25%). Erosi sedang terjadi pada SPL. 16 satu LUT dan pada SL. 17 tiga LUT Klasifikasi erosi ringan hanya terjadi pada LUT 17.2 dengan erosi aktual 33.89. ton ha 'th, erosi potensial 42,68 ton ha 'th'dengan tingkat bahaya erosi 14.13 ton ha'th Untuk pengendalian laju erosii diperlukan usaha konservasi. SPL I0 dilakukan reboisasi dan kawasan lindung. SPL I6 reboisasi, hutan rakyat, perkebunan tahunan, agroforestri, penanaman sesuai garis kontur dan terasering. 17 reboisasi hutan rakyat, perkebunan tahunan dan semusim, agrofotestri, pengunaan sisa tanaman sebagai penutup tanah, penanaman sesuai garis kontur dan terasering Kata Kunci: Ladang berpindah, laju erosi, arahan konservasi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK