ANALISIS FLUKTUASI PRODUKSI SUMBER ENERGI MINYAK DAN GAS BUMI ACEH TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI NAD | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS FLUKTUASI PRODUKSI SUMBER ENERGI MINYAK DAN GAS BUMI ACEH TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI NAD


Pengarang

Anwar Thaib - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9792010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2004

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh kapasitas produksi minyak dan gas bumi terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi NAD. Variabel-variabel yang digunakan adalah besaran modal/investasi, jumlah tenaga kerja pada berbagai sektor produksi dan sumber energi,minyak dan gas bumi.
Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fungsi produksi yang menjelaskan hubungan antara proddksi barang dan jasa (output) dengan modal, tenaga kerja, dan sumber energi (input). Data yang digunakan berupa data sekunder seri waktu, periode 1980-1999, yang dikumpulkan dari beberapa instansi terkait. Sementara peralatan analisis yang digunakan untuk mengestimasi parameter adalah model regresi linjer Metode Kuadrat Terkecil atau OLS (Ordinary Least Squares). ·
'Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal (K), tenaga kerja (L), dan sumber energi (R) berhubungan positif dengan laju pertumbuhan ekonomi NAD. Namun, variabel tenaga kerja mejperlihatkan pengaruh yang jauh lebih dominan dibandingkan kedua variabel lainnya.
Implikasi dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa diperlukan kerja sama yang terkoordinir antara Pemda Provinsi NAD dengan perusahaan pengeksploitasi sumber energi minyak dan gas bumi Aceh
(Pertamia, Exon-Mobil, dan PT. Arun), agar Pemda Provinsi NAD dapat menetapkan kebijaksanaan yang tepat dalam membangun ekonomi NAD di masa kini dan masa mendatang. Untuk menjaga keberlangsungan dari industri hulu terscbut sejak sekarang Pemda NAD harus sudah mulai mengambil alih proses eksplorasi minyak dan gas bumi Aceh, dan harus diusahakan secara terus menerus. ..

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK